Berita

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur Tengkorak, Satu Korban Tewas di Rumah Sakit

 

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Kecelakaan beruntun terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya pada KM 80-81, Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Kamis 3 Agustus 2023, sekitar pukul 14.05 Wita.

Kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan truk, dua minibus dan satu sepeda motor. Mengakibatkan satu orang pemotor kritis karena mengalami luka yang cukup parah. Sementara sopir truk dan dua sopir minibus selamat.

Informasi yang diproleh dari sejumlah warga yang ada di TKP menyebutkan, kecelakaan berawal dari datangnya sepeda motor Honda Bison DK 2797 ZM dari arah timur (Denpasar) menuju Barat (Gilimanuk) dengan kecepatan tinggi.

Setiba di TKP, pemotor tersebut berusaha mendahului mobil travel yang melaju kencang di depannya. Naas dari arah berlawanan meluncur truk DK 8216 GR yang dikendarai oleh Kadek Candra Aditia, asal Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana dengan kecepatan tinggi.

Mengetahui ada truk dari arah berlawanan, pemotor kaget dan berusaha menghindar. Naas lantaran kecepatan tinggi, pemotor tersebut terjatuh di jalur lawan sehingga sepeda motor dan kaki pengendaranya tergilas roda truk.

“Setelah ban truk saya menggilas sepeda motor, truk jadi oleng. Saya udah berusaha mengendalikannya tapi tidak bisa dua mobil (minibus) yang terparkir di pinggir jalan tertabrak,” ujar Kadek Candra Aditia, supir truk ditemui di TKP.

Setelah menggilas sepeda motor dan menabrak dua kendaraan minibus yang terparkir di pinggir jalan, truk kemudian menabran pohon perindang dan terbalik di sisi utara jalan raya.

Akibat kecelakaan tersebut, Muhammad Ali Fajar Sidik (19), pengendara sepeda motor, asal Desa Kuala Jelai Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara-Kalteng, mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara Ni Gusti Ayu Wudi Arining Pudak (17), penumpang sepeda motor asal Banjar Munduk, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana mengalami luka parah dan meninggal dunia di Puskesmas Mendoyo. Sedangkan supir truk selamat, tidak mengalami cidera sedikitpun.

“Mobil saya parkir di pinggir jalan. Parkirnya juga diluar aspal. Saya tinggal ke rumah paman sebentar, tiba-tiba saya dengar suara benturan keras dan ternyata mobil saya tertabrak,” terang Made Dwi Widari, pengendara minibus Toyota Fortuner DK 1684 JF asal Tuban, Badung.

Kecelakaan beruntun tersebut juga menyebabkan sepeda motor hancur, truk mengalami kerusakan yang cukup parah, serta Toyota Fortuner mengalami kerusakan parah pada body kanan. Sedangkan mobil Suzuki Fitara DK 1843 IX yang ditinggal pemiliknya ke sawah hanya mengalami kerusakan kecil pada kaca spion kanan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian kecelakaan beruntun yang sempat memacetkan arus lalu lintas tersebut. Sejumlah aparat kepolisian yang berada di TKP enggan untuk memberikan keterangan. Bahkan ada salah satu anggota polisi yang di TKP sempat melarang awak media mengambil gambar.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button