Berita

Mengkhawatirkan, PMK Mulai Mewabah di Jembrana

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi saat ini sudah mulai terjangkit di Jembrana. Berdasarkan hasil pemeriksaan lab Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar, diduga ada 30 ekor sapi di Jembrana terjangkit PMK.

Sapi – sapi yang diduga terjangkit PMK ini diantaranya ditemukan di Pergung, Kecamatan Mendoyo sebanyak 20 ekor, 3 ekor di Tegal Cangkring, 2 ekor di Banyu Biru dan 5 ekor di temukan di Manistutu, Kecamatan Melaya.

Dari pengamatan di Rumah Potong Hewan (RPH), ternak – ternak yang di duga terjangkit PMK ini di semprot kemudian di potong oleh 10 tukang jagal yang menggunakan alat pelindung diri (APD), yang kemudian dilakukan pemusnahan daging – daging sapi tersebut.

Ketua kelompok Simantri Amerta Sari 308 Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Nyoman Suerna mengaku tidak tahu kenapa sapi kelompok tersebut bisa terkena PMK, padahal pihaknya sudah memberikan makanan yang baik.

“Saya hanya bisa pasrah. Sapi – sapi ini juga hiburan bagi saya. Saya sampai dua kali ngarit (mencari rumput) sehari”, keluhnya.

Dirinya berharap ada perhatian dan bantuan dari dinas terkait terhadap masalah ini, agar kerugian yang di derita para peternak tidak terlalu besar.

Ketua Komisi II DPRD Jembrana dari fraksi PDIP I Ketut Suastika menyebutkan, PMK di Jembrana saat ini baru saspek. Dinas sudah melakukan antipasi cepat dengan melakukan pencegahan terhadap penularan PMK.

Dia juga mengharapkan pihak peternak ikut asuransi, sebagai antisipasi ketika terjadi wabah penyakit, agar bisa mengurangi resiko kerugian yang di derita peternak.(×)

Penulis : Angga

Editor : Dewa Darmada

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button