Mahasiswa Hindu Undiksha Diajak Jadi Generasi Religius
Dalam Kegiatan Widya Sabha KMHD YBV Undiksha

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Mahasiswa Hindu Undiksha diajak menjadi generasi religius dalam kegiatan Widya Sabha.
Ribuan mahasiswa Hindu Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengikuti kegiatan Widya Sabha pada hari Minggu, 25 September 2022.
Diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Brahma Vidya (KMHD-YBV) Undiksha, kegiatan ini berlangsung di Auditorium Undiksha.
Melalui momen ini, para mahasiswa diajak untuk menjadi generasi yang cerdas dan religius.
Widya Sabha kali ini mengusung tema: Abinaya Abiarta Widyaguna, yaitu berproses atau berkembangnya ilmu pengetahuan.
Ketua Panitia, I Gede Wahyu Pramana; Widya Sabha ini diisi sejumlah kegiatan seperti dharma wacana, dharma tula, dan pengenalan fungsionaris serta program kerja dari KMHD YBV Undiksha.
Sehari sebelumnya juga dilaksanakan upacara majaya-jaya sekaligus sembahyang bersama.
“Sesuai temanya, tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan potensi mahasiswa Hindu Undiksha,” terang Wahyu Pramana.
Kegiatan ini dibuka Koordinator Penasihat KMHD YBV Undiksha, Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd., yang mewakili Rektor.
Ia pun memberikan apresiasi atas keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini dan berharap dapat menjadi proses penempaan untuk mewujudkan generasi muda Hindu yang cerdas dan religius.
Dua hal tersebut sekaligus akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program ke depan oleh KMHD YBV Undiksha.
“Program yang dirancang ke depan merujuk pada pembentukan mahasiswa hindu yang bukan hanya cerdas, tetapi juga religius,” katanya.
“Program-programnya merupakan turunan dari cita-cita itu,” imbuh Prof. Sutama.
Melalui Widya Sabha, mahasiswa juga diajak untuk memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang tatwa maupun dresta agama Hindu.
Sehingga dapat bertahan kokoh di tengah hadirnya berbagai tantangan.
“Ini perlu dimantapkan supaya mereka kokoh bertahan dalam dresta, dalam tradisinya,” ucap Prof. Sutama.
“Jadi tradisi yang dilandasi dengan pengetahuan pasti lebih baik dari pada yang tidak dilandasi oleh pengetahuan,” pungkasnya. (fJr/hms/JP)



