Obyek Wisata Taman Mumbul Sangeh Dipilih untuk Lokasi Shooting Thriller Drama

DENPASAR, Jarrakposbali. com | Berbagai ajang kreatifitas memang hal yang wajib diikuti oleh para mahasiswa, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta demi menumbuh-kembangkan jiwa-jiwa generasi muda yang cerdas, kreatif dan produktif di masa depan.
Demikian juga halnya dengan para mahasiswa Universitas Maha Saraswati (Unmas) Denpasar, di mana menjelang penghujung tahun 2022 ini, tepatnya 17 Desember 2022 mendatang, akan mengadakan kegiatan Drama Fiesta 2022 di Gedung Widya Sabha, Kampus Universitas Maha Saraswati yang berlokasi di Jl, Soka Denpasar.
Dan salah satu kelas dari Angkatan 2020 yaitu Kelas 5-C Jurusan Pendidikan Bahasa Inggeris, Fakultas Ilmu Pendidikan Keguruan sudah mulai mempersiapkan teamnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang cukup bergengsi tersebut.
Dengan mengangkat cerita kisah Raja Jayapangus, mereka membuat seni pertunjukan drama yang akan dipentaskan nanti.
Tidak tanggung-tanggung, para mahasiswa Kelas 5-C memboyong teamnya untuk pembuatan thriller dramanya dengan mengambil lokasi shooting di obyek wisata Taman Mumbul Sangeh, yang saat ini lagi viral dengan Penglukatan Pancoran Solas Taman Mumbul Sangeh. 
Kepada redaksi jarrakposbali.com, Ni Made Suksma Dewi, selalu produser dari drama menjelaskan bahwa tema yang diambil sangat menarik.
“Kami pilih tema Dalem Balingkang yang di dalamnya ada kisah percintaan antara Raja Jayapangus dan Kang Cing Wi tentunya sangat menarik untuk dipentaskan dan ditonton oleh kami anak muda,” terangnya.
Ditanya mengenai pemilihan lokasi, Sukma Dewi mengaku tempat tersebut sangat tepat. Obyek wisata Taman Mumbul Sangeh ini sangat tepat dengan tema yang diangkat.
“Di sini ada danaunya, pura dan merunya serta pemandangannya yang sangat bagus. Juga kebetulan ada teman kami yaitu berasal dari sini,” ujarnya.
Di samping itu, pihaknya ingin ikut mempromosikan obyek wisata ini baik di kampus maupun di medsos sehingga makin ramai pengunjungnya.
Sementara I Gusti Agung Adi Wiputra, Ketua Pengelola obyek wisata Taman Mumbul Sangeh mengaku terbuka dengan kegiatan-kegiatan mahasiswa atau siapapun yang hendak mengambil lokasi shooting di lokasi tersebut.
“Kami selaku pengelola sangat senang apabila ada yang shooting di sini. Entah itu bikin video clip, pra-wedding, bikin film dan yang lain,” ujarnya.
Pihaknya tidak akan mematok restribusi secara khusus karena ini semacam simbiosis mutualisme yang sama-sama diuntungkan. Dimana obyek wisata ini diuntungkan karena dipeomosikan.(bratayasa/ded/mega)



