
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Pabersi Buleleng yang menjadi Juara Umum pada Porprov Bali 2022, kini meminta sekretariat.
Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Buleleng berhasil menjadi juara umum dengan perolehan tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu.
Pabersi Buleleng berhasil unggul satu medali emas dari kontingen Denpasar dan Gianyar yang hanya mengumpul dua medali emas.
Medali emas diraih oleh Komang Midarsana (22) kelas 74 kg, Gede Wahyu Diana (27) kelas 83 kg dan Ketut Iwan Wardana (35) kelas 93 kg putra.
Kemudian medali Perak diraih oleh I Gede Wahyu Surya Wiguna Yasa dan perunggu Ni Putu Sri Widiastuti (24).
Dengan capaian gemilang ini, Kepala Pelatih, I Putu Mahardika; berharap agar KONI Buleleng bersedia memberikan sekretariat dan tempat latihan.
Hal ini mengingat Tim Angkat Berat Buleleng belum memiliki sekretariat, sedangkan latihan mendapat bantuan tempat di Victory Gym.
Apalagi sejak dilakukannya pemisahan asosiasi antara angkat besi dan bina raga.
“Kami tidak muluk-muluk, dengan capaian kami saat ini berharap dapat diberikan bantuan sekretariat dan tempat latihan,” ujarnya.
“Biar tidak tidak minjem lagi,” imbuh Mahardika.
Menjawab harapan Pabersi Buleleng, Ketua Umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja; mengatakan akan memberikan perhatian sesuai dengan kebutuhan.
Apalagi cabang olahraga (cabor) angkat berat benar-benar mewujudkan tagline Small is Gold dari KONI Buleleng, dengan atlet ramping tapi meraih banyak emas bahkan juara.
“Sesuai dengan apa yang saya sampaikan diawal menjabat, punishment dan reward pasti akan dijalankan,” ucapnya.
“Cabor yang berprestasi pasti akan mendapat perhatian lebih, sesuai dengan kebutuhannya,” lanjut Wiratmaja.
“Dengan catatan dana yang diusulkan KONI ke pemerintah disetujui seluruhnya,” tegasnya saat dihubungi via telepon.
Small is Gold
Pada Porprov Bali XV 2022, Tim Angkat Berat Buleleng mengirimkan enam orang atlet dengan lima orang atlet berhasil meraih medali.
Sedangkan satu orang batal bertanding karena kelas yang akan diikuti batal dipertandingkan lantaran hanya diikuti dua orang atlet.
Sebagai Kepala Pelatih, I Putu Mahardika mengaku bangga dan gembira dengan capaian yang diraih oleh altet angkat berat Buleleng.
Sebagai kelapa pelatih, Mahardika tetap memiliki catatan untuk seluruh atletnya yang telah berlaga dan meraih medali.
“Yang perlu diperbaiki, masalah mentalitas dan ketenangan dalam bermain. Ada beberapa atlet yang masih tergesa-gesa dalam melakukan angkatan,” jelasnya.
“Secara teknik semuanya sudah oke,” ucap Mahardika.
Analisa lainnya yang dianggap penting, yakni terkait dengan nutrisi untuk atlet, karena cabor ini merupakan olahraga yang terukur.
Dengan pola latihan yang tepat dan asupan nutrisi yang benar, maka akan sangat berpengaruh pada kemampuan atlet.
Raihan Pabersi Buleleng pada Porprov Bali 2022 ini mendapat apresiasi dari Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja.
Apalagi cabor yang termasuk unggulan ini mendapat medali sesuai dengan target.
“Angkat berat masuk cabor katagori proritas, dibawah cabor unggulan,” sebut Ketua Umum KONI Buleleng itu.
“Semua capaian ini, sudah melalui proses yang cukup panjang, dengan pembinaan dan kejuaran, sehingga hasilnya menjadi maksimal saat ini,” tutupnya. (fJr/*/JP)



