
KLUNGKUNG, jarrakposbali.com – Pembukaan Glory Orientation Week Tahun Akademik 2026/2027 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Jambe, Selasa (9/6/2026), menjadi awal perjalanan bagi ratusan generasi muda yang bercita-cita meniti karier di industri perhotelan dan kapal pesiar.
Di hadapan 320 peserta didik baru, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mengingatkan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga oleh karakter dan kedisiplinan yang dibangun sejak dini.
Pagi itu, suasana penuh semangat terlihat dari wajah para siswa baru yang mengikuti rangkaian orientasi perdana mereka. Pemerintah Kabupaten Klungkung memandang momentum ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tengah kebutuhan industri pariwisata dan hospitality yang terus berkembang.
Mewakili Bupati Klungkung, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung lembaga pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri menjadi salah satu jalan strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda Klungkung.
“Pemkab Klungkung akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan yang mampu melahirkan SDM tangguh, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” ujar Wabup Cok Surya.
Lebih jauh, ia menyoroti karakter pelayanan sebagai fondasi utama bagi siapa pun yang ingin berkarier di sektor perhotelan maupun kapal pesiar. Industri tersebut, menurutnya, dibangun di atas kepercayaan, keramahan, dan kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu.
“Industri perhotelan dan kapal pesiar sangat bertumpu pada pelayanan. Karena itu, karakter yang baik, sikap sopan santun, dan etika pelayanan harus tertanam kuat dalam diri kalian sejak sekarang,” tegasnya.
Pesan itu mendapat perhatian serius dari para peserta orientasi yang akan menjalani proses pembelajaran selama beberapa tahun ke depan. Bagi mereka, masa orientasi bukan sekadar pengenalan lingkungan pendidikan, melainkan gerbang awal untuk membentuk mentalitas profesional yang akan dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Ketua Panitia Glory Orientation Week 2026/2027, Dedy Eka Suriyana, menjelaskan bahwa kegiatan orientasi dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan pendidikan sekaligus memahami standar yang akan mereka hadapi selama menempuh pendidikan.
“Orientasi ini bertujuan mengenalkan tata tertib dan budaya sekolah sekaligus membangun kesiapan mental siswa agar siap mengikuti perkuliahan di bidang perhotelan dan kapal pesiar,” jelas Dedy Eka Suriyana.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026 tersebut diharapkan mampu menjadi pondasi awal bagi para siswa dalam membangun disiplin, etos kerja, dan profesionalisme. Nilai-nilai itu diyakini akan menjadi bekal penting saat mereka memasuki industri hospitality yang menuntut kompetensi sekaligus karakter yang kuat.
Di akhir acara, Wabup Cok Surya kembali mengingatkan bahwa masa depan berada di tangan masing-masing siswa. Kesempatan untuk berkembang telah terbuka lebar, namun hasil akhirnya akan sangat ditentukan oleh kesungguhan belajar dan kedisiplinan yang mereka bangun setiap hari.
“Ikuti orientasi ini dengan baik. Imbangi proses belajar dengan disiplin yang tinggi, karena kesuksesan ada di tangan Anda sendiri,” pungkasnya.(JpBali).



