BeritaBulelengDaerahOlahraga
Trending

357 Karateka Se-Bali Ramaikan Singaraja Karate Club Cup V

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Sebanyak 357 atlet karate atau karateka dari berbagai dojo mengikuti Singaraja Karate Club (SKC) Cup V yang diselenggarakan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Buleleng.

Kejuaraan karate tingkat pelajar, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 28-30 April 2023 di GOR Bhuwana Patra Singaraja, Buleleng.

Karateka yang ikut dalam SKC Cup V ini tak hanya dari Kabupaten Buleleng saja, melainkan ada juga dari Kabupaten Gianyar, Klungkung, Bangli, dan Tabanan.

Ketua Umum INKAI Buleleng, Prof. Dr. I Nyoman Sudiana; menjelaskan bahwa latar belakang adanya kejuaraan ini karena kepedulian terhadap kemajuan insan karate di Bali. Sehingga para karateka dapat membawa harum nama daerahnya masing-masing.

Selaku inisiator kejuaraan, INKAI Buleleng tentu berharap melalui kejuaraan karate ini, olahraga karate dapat mewarnai olahraga di Bali.

“Para peserta hampir dari seluruh kabupaten di Bali. Harapan kami karate bisa mewarnai olahraga di Bali,” ujar Prof. Sudiana.

“Sasarannya tentu dalam rangka pembinaan karateka pemula. Output-nya para atlet nanti di Porjar (Pekan Olahraga Pelajar) dapat lebih berprestasi di sana,” lanjutnya.

Kejuaraan karate tingkat pemula se-Bali, Singaraja Karate Club Cup V di GOR Bhuwana Patra Singaraja
Kejuaraan karate tingkat pemula se-Bali, Singaraja Karate Club Cup V di GOR Bhuwana Patra Singaraja. Foto: Franz Jr.

Wadah karateka asah kemampuan

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Buleleng, Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG., menyebutkan bahwa dalam karate tidak hanya penggembelengan fisik saja, melainkan juga mental dan karakter.

Terkait SKC Cup V, pria yang akrab dengan nama Dokter Caput itu mengatakan bahwa hal-hal kecil akan sangat berdampak besar nantinya. Yakni dengan munculnya nama-nama karateka berprestasi.

“Dari hal kecil selalu mengarah ke hal besar. Kita sadari bahwa event-event seperti ini menjadi cikal bakal melahirkan atlet yang berprestasi tak hanya di daerah, namun juga nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Dengan adanya SKC Cup V, Dokter Caput berharap agar perguruan karate di bawah naungan FORKI Buleleng dapat mengikuti INKAI Buleleng untuk menggelar kejuaraan serupa.

Menurutnya, kejuaraan yang terselenggara tentu akan menjadi wadah bagi karateka untuk menunjukkan dan menguji keterampilan yang telah mereka dapatkan di dojo.

“Kita sarankan dan arahkan perguruan lain di bawah FORKI Buleleng untuk berinovasi seperti kejuaraan ini,” harapnya.

“Wadah seperti ini sangat diperlukan karateka kita, minimal menguji keterampilan dan keahlian dalam karate, sekaligus ajang bersilaturahmi juga mencari saudara,” tambahnya.

Dorong pengkab olahraga lain adakan kejuaraan

Bersamaan dengan itu, Ketua Umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja; mengapresiasi langkah insan karate di Buleleng dengan gelaran kejuaraan karate ini.

Wiratmaja berharap agar Pengurus Kabupaten (pengkab) olahraga lainnya dapat meniru gagasan INKAI Buleleng dalam menggelar kejuaraan. Hal ini agar dapat memunculkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk Buleleng.

“Saya berharap pengkab lain juga menggelar kejuaraan seperti ini, sehingga prestasi olahraga di Buleleng dapat maju,” harapnya.

Dengan gelaran kejuaraan ini, Wiratmaja berharap agar prestasi karate Buleleng dapat terus bertahan dan merangkak naik, mengingat karate Buleleng yang sudah dua kali berturut-turut menajdi juara umum cabang olahraga karate di Porprov Bali.

“Sehingga ke depan, prestasi yang sudah diraih dua kali berturut-turut menjadi juara umum cabor karate di Porprov Bali dapat terus dipertahankan,” pungkasnya. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button