Gubernur Bali Apresiasi Unud Seleksi 149 Mahasiswa Kurang Mampu
Program Satu Keluarga Satu Sarjana disambut hangat warga, Unud juga dukung pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

jarrakposbali.com, DENPASAR – Langit Denpasar cerah ketika Prof. I Ketut Sudarsana, Rektor Universitas Udayana, bersama jajarannya hadir di Jayasabha. Mereka datang dengan kabar menggembirakan: tahun ini, Unud berhasil menyeleksi 149 calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana.
Program yang digagas Pemerintah Provinsi Bali ini disambut hangat oleh masyarakat. Tak hanya terbatas pada jurusan tertentu, calon mahasiswa dari seluruh program studi, termasuk Fakultas Kedokteran, turut terakomodasi.
“Program ini terbuka untuk semua jurusan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Prof. Sudarsana.
Di hadapan Gubernur Wayan Koster, ia juga menyampaikan komitmen Unud dalam mendukung kebijakan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Setiap fakultas akan mengelola sampahnya sendiri namun tetap terintegrasi dengan satu pusat pengolahan utama yang juga berfungsi sebagai laboratorium penelitian.
“Kami telah menyiapkan rancangan sistem ini secara komprehensif dan menyerahkannya kepada Pak Gubernur sebagai bentuk dukungan nyata,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Unud juga mengundang Gubernur Koster untuk hadir dan memberi motivasi langsung dalam acara PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang digelar Selasa (12/8) di Kampus Jimbaran.
Gubernur Koster menyambut baik laporan itu dan menyatakan dukungannya untuk memperluas program pendidikan bagi keluarga kurang mampu di masa mendatang.
Ia menyebut peningkatan kuota akan dimungkinkan jika pendapatan daerah naik, salah satunya lewat proyek Turyapada Tower yang tengah dikembangkan sebagai pusat komunikasi dan destinasi wisata.
“Jika pendapatan daerah meningkat, kuota program ini akan bertambah. Kami tengah mencari sumber pendapatan baru, salah satunya melalui pembangunan Turyapada Tower,” jelas Gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap Bali, mengingat besarnya kontribusi daerah ini terhadap devisa nasional dari sektor pariwisata.
Menutup pertemuan, Gubernur Koster mengajak seluruh perguruan tinggi di Bali untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.(jpbali).



