
MANGUPURA, jarrakposbali.com – Pada Rabu 14 Januari 2026, suasana Ruang Tamu Bupati di Puspem Badung terasa hangat. Percakapan mengalir ringan namun sarat makna, ketika jajaran Pemerintah Kabupaten Badung menerima kunjungan Kapolres Badung yang baru. Di balik agenda silaturahmi, tersimpan harapan besar tentang keberlanjutan keamanan daerah yang menjadi salah satu etalase pariwisata Indonesia.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, menerima Kapolres Badung Joseph Edward Purba beserta jajaran Pejabat Utama Polres Badung. Hadir pula para Wakil Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba.
Pertemuan ini menjadi ruang awal untuk memperkuat kembali komunikasi dan kerja bersama antara pemerintah daerah dan aparat keamanan. Di banyak kasus, koordinasi yang terjaga dengan baik sering kali menjadi fondasi pelayanan publik yang stabil, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Badung.
“Sebagai daerah tujuan pariwisata internasional, rasa aman dan nyaman itu tidak hadir dengan sendirinya. Ia lahir dari komunikasi yang berjalan baik dan kerja bersama yang konsisten,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.
Ia menambahkan, sinergi antara Pemkab Badung, Polres Badung, dan unsur Forkopimda perlu terus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan dapat berjalan optimal. Yang menarik, pendekatan yang ditekankan bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga pencegahan dan kehadiran negara yang terasa di ruang publik.
Bagi daerah seperti Badung, stabilitas keamanan sering kali menjadi penopang utama keberlangsungan ekonomi pariwisata. Aktivitas wisata, investasi, dan kehidupan masyarakat lokal saling bertaut dalam satu ekosistem yang membutuhkan rasa aman sebagai prasyarat.
“Kami siap mendukung program pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi yang sudah terbangun selama ini akan terus kami perkuat demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Kapolres Badung Joseph Edward Purba.
Silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga Badung tetap kondusif, tertib, dan ramah bagi semua. Pada akhirnya, keamanan tidak hanya soal aparat dan kebijakan, tetapi tentang kepercayaan yang tumbuh dari kerja bersama yang konsisten dan saling menghargai.(JpBali).



