
BADUNG, jarrakposbali.com – Di tengah kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin cepat dan praktis, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terus menghadirkan inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk menghadirkan layanan pengantaran paspor menggunakan fitur GoSend. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, efisien, sekaligus tetap mengutamakan keamanan dokumen negara.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Melalui layanan ini, masyarakat yang telah menyelesaikan seluruh tahapan permohonan paspor tidak lagi harus datang kembali ke kantor imigrasi hanya untuk mengambil dokumen. Paspor dapat dikirim langsung ke alamat pemohon melalui layanan GoSend dengan sistem pelacakan secara real time sehingga proses pengiriman dapat dipantau secara langsung.
Inovasi ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan antrean pengambilan paspor di Kantor Imigrasi Ngurah Rai yang selama ini menjadi salah satu kantor imigrasi dengan jumlah pemohon cukup tinggi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus dikembangkan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan pengantaran paspor melalui aplikasi Gojek, kami berharap masyarakat memperoleh kemudahan sekaligus efisiensi dalam menerima dokumen perjalanannya,” ujar Bugie.
Menurutnya, digitalisasi pelayanan tidak hanya berbicara mengenai pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih sederhana, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Bagi pemohon, kehadiran layanan ini juga menghadirkan rasa aman karena setiap proses pengiriman dapat dipantau secara langsung hingga paspor diterima di alamat tujuan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dokumen negara sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keimigrasian.
Bugie menambahkan bahwa keberhasilan sebuah inovasi pelayanan bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menjalankan kerja sama secara konsisten.
“Keberhasilan suatu kerja sama tidak hanya ditentukan pada saat penandatanganan perjanjian, tetapi bagaimana seluruh pihak mengimplementasikan setiap ketentuan secara profesional, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal pengembangan digitalisasi birokrasi yang semakin adaptif dan berintegritas,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Gojek menyambut positif kolaborasi tersebut sebagai bentuk sinergi yang mampu mempertemukan inovasi teknologi dengan kebutuhan pelayanan publik. Tingginya permohonan paspor di Bali dinilai menjadi alasan kuat hadirnya layanan pengantaran dokumen yang lebih praktis dan efisien.
Ke depan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada layanan pengantaran paspor melalui GoSend, tetapi juga membuka peluang pengembangan layanan digital lainnya, termasuk dukungan operasional pada Immigration Lounge. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin modern, responsif, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.(JpBali).



