Karangasem

Ketua TP PKK Karangasem Dorong Program Pemberdayaan Berbasis Kebutuhan Nyata Masyarakat

    • KARANGASEM,jarrakposbali.com, – Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10/2026).
      Kegiatan yang digelar TP PKK Pusat bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum penguatan kapasitas dan sinergi kelembagaan bagi TP PKK, TP Posyandu dan Dekranas di tingkat pusat maupun daerah.
      Forum tersebut membahas penguatan tata kelola, kedudukan, tugas dan fungsi, serta hubungan kerja antarlembaga. Penguatan ini dinilai penting agar pelaksanaan program di daerah memiliki arah yang lebih jelas dan mampu memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
      Kehadiran Ny. Mas Parwata dalam forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya TP PKK Kabupaten Karangasem menyelaraskan gerakan pemberdayaan keluarga dengan arah kebijakan dan penguatan kelembagaan di tingkat nasional.
      Menurut Ny. Mas Parwata, forum seperti ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh informasi dan kebijakan terbaru, tetapi juga menjadi kesempatan bagi daerah untuk saling berbagi pengalaman serta menyerap praktik baik yang dapat diterapkan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat masing-masing.
      “Yang kita perkuat bukan hanya kelembagaannya, tetapi bagaimana peran PKK, Posyandu dan Dekranas semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Apa yang kita dapatkan dari forum ini tentu menjadi bahan untuk terus memperbaiki pelaksanaan program di Karangasem,” ujar Ny. Mas Parwata saat ditemui Tim Prokopim.
      Ia mengatakan, TP PKK Kabupaten Karangasem terus mendorong agar gerakan pemberdayaan keluarga tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program yang dijalankan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan kader di tingkat desa dan kelurahan.
      “Karangasem memiliki potensi dan karakter masyarakat yang beragam. Karena itu, program yang baik adalah program yang bisa diterjemahkan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” katanya.
      Ny. Mas Parwata menambahkan, penguatan kapasitas kader, koordinasi lintas sektor, serta keterhubungan program PKK dengan pelayanan dasar masyarakat menjadi hal yang perlu terus diperkuat. Dengan demikian, keberadaan PKK dan Posyandu tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.
      Dalam forum tersebut, sinergi antara TP PKK, TP Posyandu dan Dekranas juga menjadi bagian penting pembahasan. Ketiga lembaga memiliki tugas dan fungsi masing-masing, namun memiliki ruang kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
      TP PKK memiliki jejaring pemberdayaan hingga tingkat keluarga, TP Posyandu berperan dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, sedangkan Dekranas memiliki fokus pada pengembangan kerajinan dan potensi ekonomi kreatif masyarakat. Kolaborasi ketiganya diharapkan dapat dilakukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
      Penguatan kelembagaan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan perempuan dan masyarakat yang berlangsung di Bali. TP PKK Provinsi Bali sebelumnya mematangkan persiapan kunjungan kerja Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) ke Bali pada 20–23 Oktober 2026.
      Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ny. Selvi Ananda Gibran, selaku Pembina Seruni KMP sekaligus Ketua Dekranas Pusat, dijadwalkan hadir bersama jajaran Seruni KMP.
      Bagi TP PKK Kabupaten Karangasem, keterlibatan dalam forum tingkat nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memastikan arah gerakan PKK dapat diterjemahkan secara relevan di daerah.
      Ny. Mas Parwata berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TP PKK, TP Posyandu dan Dekranas terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan membuat program pemberdayaan masyarakat berjalan lebih terarah, terkoordinasi dan berkelanjutan.
      “Pada akhirnya, yang paling penting adalah manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, penguatan kelembagaan harus diikuti dengan kerja nyata dan kolaborasi yang baik di lapangan,” pungkasnya.
      Melalui forum tersebut, TP PKK Kabupaten Karangasem berkomitmen terus memperkuat peran kader dan kelembagaan PKK sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan keluarga dan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button