Berita

Astaga…! Pekak Bau Tanah Tega Setubuhi Cucunya Hingga Terkena Penyakit Kelamin

BULELENG, jarrakposbali.com ! Entah setan apa yang merangsuki pikiran PD, pekak berusia 80 tahun asal Kecamatan Sawan, Buleleng, dia tega menggauli cucunya sendiri yang masih berusia 7 tahun.

Alhasi pekak bau tanah inipun harus meringkuk di jeruji besi dalam waktu lama untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara korban, sebut saja Bunga justru mengalami trauma berat atas peristiwa yang menimpanya. Parahnya lagi korban mengalami penyakit kelamin.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, perbuatan bejat pekak PD terhadap cucu kandungnya dilakukan sebanyak lima kali. Perbuatan tersebut dilakukan saat orang tua Bunga tidak ada di rumah. Perbuatan tersebut dilakukan pada kurun waktu bulan Agustus 2023.

Kanit Unit PPA Polres Buleleng Ipda I Ketut Yulio Saputra, Kamis, 24 Agustus 2023 menerangkan, berawal dari orang tua korban yang memeriksa si bocah ke bidan desa karena mengalami keputihan fatal. Lalu terungkap jika korban telah menjadi korban persetubuhan.

Mendapat info tersebut seketika orang tua korban geram dan menanyakan pada si bocah, dengan polos korban mengaku disetubuhi oleh PD (kakeknya). Tidak terima dengan itu orang tua korban langsung melapor ke polisi.

“Diduga aksi persetubuhan itu dilakukan pelaku saat orang tua korban mungkin sedang sibuk sembahyang. Korban disetubuhi di rumah pelaku,” terangnya.

Berbekal dari laporan, polisi lalu melakukan penyelidikan serta melakukan visum terhadap korban. Dari hasil ditemukan dugaan penyakit kelamin dialami korban. Kemudian, Selasa 22 Agustus 2023, pelaku diamankan.

“Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena korban mengalami penyakit kelamin, maka kami akan berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri Buleleng,” ucapnya.

Selain disetubuhi oleh tersangka PD, orang tua korban juga menduga anaknya telah disetubuhi oleh dua pelaku lainnya. Dalam hal ini polisi masih menyelidiki dugaan tersebut.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button