Bertekad Jadikan Desa Bakas Menjadi Desa Wisata Berbasis Masyarakat, Politeknik Negeri Bali Serahkan Draft Tata Kelola

KLUNGKUNG, JARRAKPOSBALI.com | Berbagai cara Politeknik Negeri Bali memajukan Desa Bakas menjadi desa wisata berbasis masyarakat, akhirnya memasuki tahap penyerahan draft tata kelola desa wisata berbasis masyarakat. Dimana Desa Bakas nantinya memprioritaskan program dalam penataan kawasan Pura Pesiraman yang ada di zona Barat Desa Bakas.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bali, I Putu Mertha Astawa, SE., MM , mengakui bahwa pihaknya telah menyerahkan draft tata kelola Desa wisata yang berbasis masyarakat berdasarkan surat permohonan dari Kepala Desa No 005/78.Um/IV/2021 kepada Kepala Desa Bakas. Hal ini dilakukan, sebagai acuan penyusunan kepengurusan badan pengelola , dimana nantinya akan di sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi Desa Wisata Bakas.
“Kami telah serahkan draft tata kelola desa wisata berbasis masyarakat, agar Nantinya akan mampu untuk ekonomi kreatif, perlindungan alam dan pelestarian budaya,” ungkapnya Rabu (26/5/2021).
Hal yang sama dikatakan Kepala Desa Bakas, I Wayan Murdana, bahwa Politeknik Negeri Bali telah melakukan bina Desa tahap kedua di Tahun 2021, dimana program ini memprioritaskan program dalam penataan kawasan Pura Pesiraman yang ada di zona barat Desa Bakas, yang nantinya akan menjadi wisata Spritual. Sehingga pengelola Desa Wisata Bakas, bisa mengoptimalkan draf sebagai acuan dalam menentukan bentuk pengelolaan desa wisata, dan mendudukan orang sesuai dengan kemampuanya. Sebab,bagian tata kelola merupakan salah satu bagian tersulit dan terpenting dalam mewujudkan kesuksesan pengembangan desa wisata.
“Dengan memiliki tata kelola yang baik, dampak positif dari perkembangan desa wisata dapat dioptimalkan,” pungkasnya. td/JP.



