Berita

Bupati Satria Optimis Pelabuhan Barang Pesinggahan Segera Terwujud

Percepatan kepastian lahan dan dukungan masyarakat jadi kunci realisasi proyek strategis Klungkung.

jarrakposbali.com, SEMARAPURA – Harapan masyarakat Nusa Penida untuk mendapatkan akses logistik yang lebih murah dan cepat kian mendekati kenyataan. Bupati Klungkung I Made Satria memastikan rencana pembangunan Pelabuhan Barang di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, terus bergerak maju. Langkah percepatan kini difokuskan pada kepastian hukum lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan.

Sejak Maret 2025, Bupati Satria memberikan perhatian serius dengan mendata lahan dan menetapkan calon lokasi strategis. Lahan tersebut terdiri dari tanah milik Pemprov Bali yang saat ini digunakan Balai Benih Udang Galah (BBUG) dan sebagian lahan Desa Adat Pesinggahan.

“Kami ingin memastikan lahan yang akan digunakan sudah jelas statusnya, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar,” tegas Bupati Satria, Rabu (1/10/2025).

Bupati menjelaskan, pembangunan pelabuhan sepenuhnya akan dibiayai investor lokal, sementara pengelolaan dilakukan bersama agar memberi kontribusi pada PAD Klungkung. Ia menekankan, pelabuhan ini penting untuk menekan inflasi di Nusa Penida, di mana harga barang jauh lebih mahal dibandingkan daratan Bali.

“Sebagai contoh, harga semen di Bali hanya Rp68 ribu hingga Rp72 ribu per sak, tetapi di Nusa Penida bisa mencapai Rp100 ribu. Perbedaan ini jelas membebani masyarakat,” jelasnya.

Distribusi barang saat ini masih terkendala karena kapal Roro di Padang Bai sering tidak optimal. Truk-truk pengangkut barang bahkan harus antre hingga sebulan, menyebabkan biaya angkut melonjak. Dengan desain yang disiapkan, Pelabuhan Pesinggahan mampu menampung kapal ferry dan Roro, sehingga bisa melayani bukan hanya Nusa Penida, tapi juga jalur ke Lombok dan Banyuwangi.

“Bayangkan, biaya pengangkutan bisa tembus Rp10 juta per truk. Pelabuhan baru akan jadi solusi untuk menekan biaya tinggi ini,” kata Satria.

Pemerintah Kabupaten Klungkung pun membentuk Tim Percepatan Pembangunan Pelabuhan Pesinggahan di bawah Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan (TP4). Bupati menegaskan, dukungan Gubernur Bali Wayan Koster sangat penting untuk mempercepat hibah tanah dan relokasi BBUG.

“Selain terus mohon percepatan dukungan dari Bapak Gubernur, kami juga mengaktifkan konsolidasi Pemkab dengan membentuk tim khusus percepatan,” ujarnya.

 Dukungan masyarakat pun terus mengalir. Tokoh muda Nusa Penida, Ketut Lea Wijaya atau Ketut Leo, menyebut bahwa banyak aspirasi masyarakat meminta percepatan realisasi pelabuhan ini.

“Saya menerima banyak aspirasi bahkan desakan dari masyarakat agar pelabuhan ini segera diwujudkan. Kami berterima kasih bila Bupati Klungkung dan Gubernur Bali bisa mengakomodasi kebutuhan mendesak ini,” ucap Ketut Leo.

Dengan optimisme dan kerja bersama antara pemerintah, investor, dan masyarakat, Pelabuhan Barang Pesinggahan diyakini akan segera terwujud. Jika terealisasi, pelabuhan ini tak hanya menekan inflasi dan meringankan biaya hidup warga Nusa Penida, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal Klungkung melalui peningkatan PAD.(JpBali).

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button