Berita

Bupati Satria Pimpin Bakti Penganyar di Nusa Penida

Wujud srada bakti Pemkab Klungkung untuk memohon kerahayuan di Pura Kahyangan Jagat Nusa Penida

jarrakposbali.com, NUSA PENIDA – Udara pagi di Nusa Penida berbalut kesejukan, ditingkahi gemerincing genta dan harum dupa yang mengepul di halaman pura. Jumat (22/8), Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria memimpin rombongan Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bakti penganyar di dua pura besar, Pura Dalem Ped dan Pura Parhayangan Penida.

Rangkaian bakti penganyar ini diawali dengan sembah bakti di Pura Dalem Ped, lalu dilanjutkan ke Pura Parhayangan Penida. Puncak pujawali di kedua pura telah berlangsung pada rahina Budha Cemeng Klawu, Rabu (20/8) lalu, dan kini dilanjutkan dengan rangkaian penganyar hingga penyineban.

“Melalui bakti penganyar ini, kami mohon kerahayuan dan keselamatan untuk masyarakat Klungkung, khususnya Nusa Penida. Kehadiran pemerintah daerah adalah bentuk nyata srada bakti sekaligus dukungan pada pelestarian tradisi leluhur,” ujar Bupati Satria.

Dalam kesempatan itu, Bupati Satria juga menghanturkan punia sebagai simbol ketulusikhlasan dan bakti ke hadapan Ida Bhatara Sesuhunan. Turut mendampingi jajaran Pemkab Klungkung, mulai dari para asisten, staf ahli, kepala OPD terkait hingga Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kusuma.

“Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga perekat spiritual dan sosial masyarakat. Kita ingin agar generasi muda merasakan aura sakral sekaligus nilai kebersamaan dalam setiap pujawali,” tambahnya.

Suasana penuh khidmat terasa ketika masyarakat, pengempon, hingga pemerintah daerah bersama-sama menghaturkan sembah bakti. Keharmonisan umat dan pemerintah tampak mengalir dalam satu tujuan: memohon rahayu jagat.

“Dumogi pujawali memargi antar lan sareng sami ngemolihang kerahayuan,” ucap salah seorang sulinggih yang memimpin jalannya upacara, mengalirkan doa bagi keselamatan semesta.

Rangkaian penganyar akan berlanjut dengan penyineban di Pura Parhayangan Penida pada Sabtu (23/8) dan Pura Dalem Ped pada Senin (25/8). Dengan srada bakti yang tulus, diharapkan pujawali tahun ini menjadi berkah bagi masyarakat Klungkung, sekaligus memperkokoh harmoni antara pemerintah, umat, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.(jpbali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button