Diduga Banyak Bermasalah, LSM Jarrak Bali Akan Awasi Pembangunan Infratruktur di Jembrana

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Banyaknya pengerjaan proyek insfrastruktur di Jembrana tahun 2023 yang ‘bermasalah’ rupanya menjadi perhatian serius dari LSM Jarrak Bali.
LSM Jarrak Bali akan melakukan pengawasan secara ketat terkait pengerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Jembrana pada tahun anggaran 2024. Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaannya tepat waktu dan kualitas pekerjaan baik.
“Tentunya tahun anggaran 2024 ini banyak proyek infrastruktur akan turun di Jembrana. Karena itu kita perlu mengawasi pelaksanaannya,” ujar Ketua LSM Jarrak Bali Made Ray Sukarya, Rabu (10/1/2024)
Menurut Ray Sukarya, pihaknya memproleh data pelaksanaan pengerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Jembrana diduga banyak bermasalah, baik itu proyek dengan anggaran pusat, provinsi maupun kabupaten.
Pada pelaksanaan tahun anggaran 2023 menurut Ray Sukarya, hampir semua pengerjaan lambat atau tidak tepat waktu sesuai kontrak. Bahkan ada proyek hingga putus kontrak.
“Kami tahu data, banyak pengerjaan jembatan, penggarapannya molor dari batas waktu. Ada pula proyek gedung di SMK di Negara sampai putus kontrak. Ini bisa terjadi lantaran pengawasan sangat lemah,” tuturnya.
Kondisi ini menurut Ray Sukarya, tentunya berpotensi bisa merugikan masyarakat. Dalam hal ini proyek yang dikerjakan dengan pengawasan lemah serta dikebut karena waktu telah mepet, hasilnya tentu kurang maksimal.
“Yang kita takutkan justru hasil pengerjaannya tidak bisa bertahan lama. Kalau sudah begini masyarakat menjadi korban,” tegasnya.
Karena itulah, pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur di tahun anggaran 2024 ini di Kabupaten Jembraba, Ray Sukarya akan menerjunkan pasukannya dari LSM Jarrak Bali untuk melaukan pengawasan secara maksimal.
“Sama dengan di kabupaten-kabupaten lain, kita juga lakukan pengawasan ketat. Ini muaranya untuk hasil yang maksimal,” pungkasnya.(ded)



