
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Kontingen Buleleng yang dilepas menuju Porprov Bali ditarget mempertahankan juara umum tiga.
Buleleng akhirnya melepas kontingennya yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV pada Kami, 10 November 2022.
Bertempat di depan Tugu Singa Ambara Raja, diikuti 484 orang atlet, 155 orang manajer dan official serta 60 orang mekanik dan panitia dari 41 cabang olahraga.
Penyelenggaraan Porprov Bali XV 2022 kali ini tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali sejak Kamis, 20 November sampai Kamis, 27 November 2022.
Namun 22 cabor melangsungkan perlombaan terlebih dulu karena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), juga keterbatasan tempat penyelenggaraan.
Dengan komposisi saat ini, KONI Buleleng optimis bahwa Kabupaten Buleleng dapat bertahan di posisi tiga besar Provinsi Bali.
Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja; menyebutkan dengan tagline Small is Gold pihaknya optimis target juara umum tiga dapat tercapai.
Apalagi penjaringan atlet dilakukan dengan ketat bahkan memprioritaskan atlet yang berpotensi meraih emas, meskipun jumlah atlet yang dikirim sedikit.
Dengan jumlah atlet yang berbeda dari Porprov Bali 2019, target medali juga kata Wiratmaja otomatis berubah.
KONI Buleleng menambah target perolehan medali emas dari 52 medali di Porprov 2019 menjadi 60 medali di Proprov XV 2022.
“Potensi medali emas kita masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada di bela diri, olahraga permainan masih sangat menjanjikan,” ujar Wiratmaja.
“Tetapi cabor lain kami target juga bisa berkontribusi meraih emas agar bisa bertahan di posisi tiga besar di provinsi,” jelasnya lagi.
Terkait bonus, Ketua Umum KONI Buleleng itu menyebutkan bahwa pihaknya mengusulkan nominal yang sama dengan bonus Porprov Bali 2019.
Untuk diketahui, bonus atlet pada Porprov Bali 2019 lalu untuk perorangan mencapai Rp50 juta untuk yang meraih medali emas.
Nominal bonus menyusul
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa; berharap agar kontingen Buleleng dapat menjunjung tinggi sportivitas.
Suyasa yang mewakili Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana; mengharapkan sportivitas itu untuk menjaga kehormatan dan citra.
Namun berkaitan dengan target juara, ia berbicara secara realistis agar Buleleng tetap mempertahankan posisi juara umum tiga.
“Kita harapkan minimal bisa sama seperti sebelumnya. Tetapi kalau bisa ranking dua itu luar biasa,” tegas Suyasa.
Berkaitan dengan bonus, Suyasa mengaku tidak berani membicarakan nominal angka lantaran akan dibahas dengan DPRD Kabupaten Buleleng.
Bonus untuk atlet Buleleng yang berhasil meraih medali nantinya akan masuk dalam APBD 2023.
“Usulan bonus dari KONI Buleleng sudah masuk, tetapi untuk nominal akan dibahas terlebih dahulu, apakah nominalnya sama atau berubah,” tutupnya. (fJr/JP)



