Diminta Perbekel Perbaiki Jalan, Pemilik Tambak Malah Ngeles

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Mengetahui jalan desa yang hancur akibat aktifitas proyek tambak udang tak kunjung diperbaiki oleh pihak investor (pemilik tambak), Perbekel Yehembang I Made Semadi langsung turun tangan.
Kepada redaksi jarrakpos, Semadi mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kelian Banjar Pasar untuk mengecek kondisi jalan yang rusak akibat pembangunan tambak yang berlokasi di pesisir Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.
“Saya juga sudah minta kelian banjarnya untuk menemui pemilik tambak untuk meminta jalan yang rusak segera diperbaiki,” terang Semadi, Jumat (11/8/2023).
Selain memerintahkan kelian banjar mengecek jalan dan menemui pemilik tambak menurut Semadi, dirinya juga sempat menghubungi pemilik tambak melalui telpon. Semadi meminta agar pemilik tambak segera memperbaiki jalan karena kondisi jalan yang rusak telah dikeluhkan oleh warga setempat.
“Tapi jawabannya enteng, dia (pemilik tambak) bilang nanti diperbaiki, setelah barang-barangnya masuk ke tambak,” imbuh Semadi.
Pemilik tambak udang menurut Semadi, sebenarnya telah membuat surat pernyataan di kantor desa untuk bersedia memperbaiki jalan. Namun kenyataannya, hingga tambak mulai beroperasi jalan tak kunjung diperbaiki.
“Ya, wajar kalau masyarakat saya mengeluh karena jalan yang dulunya baik sekarang jadi rusak akibat proyek tambak,” tutupnya.
Untuk diketahui, pemilik tambak selain telah membuat pernyataan siap memperbaiki jalan, dia juga membuat kesepakatan di desa akan memperkerjakan warga lokal di tambak tersebut. Namun hingga mulai beroperasi, tenaga kerjanya ternyata seluruhnya dari luar desa.(ded)



