BeritaBulelengDaerahPolitik
Trending

Kadernya Milenial, PSI Buleleng Target Empat Kursi di DPRD Buleleng

SINGARAJA, jarrakposbali.com – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Buleleng dengan kader milenialnya menargetkan empat kursi di DPRD Buleleng pada Pemilu 2024 nanti.

Mereka mendaftarkan calegnya untuk bertarung di pemilu legislatif merebut kursi DPRD Buleleng pada hari Jumat, 12 Mei 2023 pukul 14.00 WITA.

Ketua DPD PSI Buleleng, Komang Subrata Jaya; menyebutkan bahwa partainya mendaftarkan caleg sebanyak 45 orang yang tersebar di sembilan dapil di Kabupaten Buleleng.

Brata Jaya mengatakan bahwa kuota perempuan di PSI Buleleng melebihi target 30 persen bahkan mencapai 50 persen di dua dapil.

Mengenai target, Brata Jaya mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat terbentuk satu fraksi di DPRD Buleleng, dengan minimal empat kursi.

PSI Buleleng pun menargetkan kemenangan di empat dapil yang berpeluang yakni dapil Buleleng, Tejakula, Kubutambahan, Seririt, dan Gerokgak.

“Kita daftarkan 45 caleg, kuota perempuan di atas 30 persen, di dapil 3 dan 4 kuota perempuannya sampai 50 persen,” jelasnya.

“Kami menargetkan satu fraksi (di DPRD Buleleng), jadi minimal empat caleg yang lolos,” tambah Brata Jaya.

“Tentutnya kami menyasar pemilih milenial, tidak terlepas dari pemilih 40 tahun ke atas,” lanjutnya lagi.

Brata Jaya tak menyangkal bahwa partai pimpinan Giring Ganesha ini merupakan partai anak muda, dan di dalamnya, khususnya Buleleng tak ada nama tokoh-tokoh besar.

Namun hal itu bukan menjadi penghalang untuk dapat bertarung di pemilu legislatif 2024 mendatang, karena mereka, kata Brata Jaya, berjuang untuk kepentingan masyarakat.

Serta sebagai ajang mencerdaskan serta mendidik masyarakat bahwa politik bukan tentang ambisi dan kekuasaan.

“PSI itu kan partai anak muda, ada yang umur 25 tahun, ada yang umur 45 tahun, ada yang mahasiswa, pengusaha muda, bergerak di bidang IT. Bukan dari tokoh besar tapi yakin masyarakat cerdas memilih,” ujarnya.

“Karena kami berjuang untuk kepentingan masyarakat bukan berambisi untuk berkuasa dan menjadi pejabat,” lanjutnya lagi.

Ketua DPD PSI Buleleng, Komang Subrata Jaya
Ketua DPD PSI Buleleng, Komang Subrata Jaya. Foto: Franz Jr.

Manfaatkan media sosial

Terkait strategi pemenangan PSI di Kabupaten Buleleng pada pemilu legislatif 2024, Brata Jaya mengatakan akan memaksimalkan media sosial untuk berkampanye.

Namun juga akan tetap menggunakan metode kampanye melalui pemasangan baliho dan spanduk serta simakrama ke masyarakat.

“Kami di Buleleng sudah membuat strategi karena era digital, jadi 50:50 di media sosial dan media darat melalui simakrama,” jelasnya.

Selain itu, PSI Buleleng menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan praktik money politic atau politik uang untuk meraih kemenangan.

Karena menurutnya, hal itu tentu akan membuat para caleg akan malas untuk turun dan bertatap muka dengan masyarakat.

Brata Jaya menegaskan, apabila PSI dapat merebut kursi di DPRD Buleleng, mereka akan bekerja secara maksimal untuk memperjuangkan hak masyarakat.

“Kalau kami lolos, kami memastika Senin-Jumat pasti ada di kantor (DPRD Buleleng). Dari DPP juga ada aplikasi yang mengawasi, kalau tidak kantor satu sampai tiga hari berturut-turut ada warning bahkan bisa di-PAW,” terangnya.

“Kami tidak bosan-bosan, masalah hasil itu belakangan, kami tetap berjuang,” pungkasnya.

KPU Buleleng siapkan skenario

Sementara itu, Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana; sudah menyampaikan kepada para pimpinan partai politik di Buleleng untuk segera mendaftarkan calegnya.

Mengingat waktu pendaftaran di KPU Buleleng yang akan berakhir pada tanggal 14 Mei 2023 pukul 23.59 WITA.

Dudhi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario agar partai politik dapat segera mendaftarkan calegnya namun untuk sinkronisasi dapat menyusul secara bergantian.

“Kepada partai politik untuk segera mendaftarkan bacalegnya ke kami, silahkan daftar tetapi saat sinkronisasi bisa menyusul bergantian dengan parpol lainnya yang sudah mendaftar,” ujarnya.

PSI Buleleng menjadi partai keempat yang mendaftarkan calegnya ke KPU Buleleng setelah sebelumnya ada partai PDI Perjuangan, NasDem, dan PKS. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button