
DENPASAR-jarrakposbali.com | Gubernur Bali I Wayan Koster minta kepada atlet Bali yang berlaga pada PON XX/2020 Papua mulai 2-15 Oktober mendatang berjuang puputan (habis-habisan) untuk memenuhi target yang dipatok, yakni merebut 30 medali emas.Permintaan itu disampaikan Wayan Koster, saat melepas atlet PON Bali di halamam Pemprov Bali, Jumat (17/9/2021).

Koster mengaku, saat menjadi anggota DPR RI Komisi X membidangi olahraga kontingen Bali berhasil mengantongi 20 emas di PON XVI/2016 Jabar sehingga menduduki peringkat keenam dari 34 kontingen.
”Saya melihat atlet berlatih getol selama TC Sentralisasi, baik teknik, fisik, taktik dan strategi. Saya harapkan bisa mewujudkan target 30 medali emas,” ujarnya.

Koster berjanji akan memberikan bonus kejutan bagi atlet peraih medali, namun nominalnya tidak disebutkan sekarang. Sebagai gambaran, peraih emas pada PON Jabar, atlet Bali peraih emas menerima bonus Rp 165 juta.
Sementara Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, mengungkapkan, KONI Bali telah menerima hibah Rp 39 miliar untuk pelaksanaan PON dan operasional. Namun belum termasuk penghargaan bagi atlet dan pelatih. Suwandi menjelaskan, tuan rumah Papua meraup 17 emas di PON XVI Jabar dan menempati posisi 8 besar.

”Papua saat ini menjadi tuan rumah, otomatis perolehan medali emas bisa bertambah dan peringkat naik,” ucap Suwandi.
Dia menerangkan, kontingen Bali berkekuatan 235 atlet, 67 pelatih, 34 satgas pengamanan serta 6 ofisial teknis. ”PON Papua mempertandingkan 37 cabor, dan Bali meloloskan 29 cabor,” jelasnya.

Suwandi mengaku pernah terjadi pada pelaksanaan PON sebelumnya. Yang menjadi tuan rumah peringkatnya bercokol di papan atas, seperti Sumsel, Kaltim, dan Riau.(td/JP).



