Gusti Anom Gumanti Hadiri Rakor ADKASI di Jakarta
Forum nasional jadi ruang bertukar pengalaman dan memperkuat kapasitas kepemimpinan DPRD kabupaten

JAKARTA, jarrakposbali.com – Di sebuah ruang pertemuan yang dipenuhi para pimpinan DPRD dari berbagai daerah, percakapan tentang arah pembangunan daerah terasa mengalir hangat. Setiap kepala daerah membawa cerita, tantangan, sekaligus harapan dari wilayahnya masing-masing.
Di antara mereka, I Gusti Anom Gumanti hadir mewakili Kabupaten Badung, menyerap dinamika yang berkembang dalam forum nasional tersebut.
Rapat Koordinasi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia yang berlangsung pada 11 hingga 12 April 2026 di Jakarta menjadi ruang temu yang cukup penting. Kegiatan ini tidak hanya membahas agenda formal, tetapi juga membuka ruang diskusi yang lebih luas terkait peran DPRD dalam mengawal pembangunan daerah.
Yang menarik, kegiatan ini dirangkaikan dengan Retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah dari Lemhanas RI. Dalam banyak kasus, pendekatan seperti ini memberi kesempatan bagi para pimpinan untuk tidak hanya berpikir teknis, tetapi juga melihat persoalan daerah dari sudut pandang yang lebih strategis.
Bagi Anom Gumanti, kehadiran dalam forum ini menjadi bagian dari proses memperkaya perspektif. Ia mengikuti berbagai sesi yang membahas isu pemerintahan daerah, mulai dari tata kelola hingga penguatan fungsi legislasi dan pengawasan.
Sering kali, forum seperti ini menjadi tempat di mana pengalaman antar daerah saling bertemu. Ada yang berbagi praktik baik, ada juga yang menyampaikan tantangan yang masih dihadapi. Dari situ, muncul pemahaman yang lebih utuh tentang bagaimana kebijakan bisa dijalankan dengan lebih efektif di tingkat lokal.
βRakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pimpinan DPRD dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah, sekaligus membahas berbagai isu aktual yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah,β ujar Anom Gumanti.
Usai rangkaian kegiatan utama, suasana berubah menjadi lebih cair melalui sesi silaturahmi antar Ketua DPRD se-Indonesia. Percakapan yang terjalin terasa lebih personal, namun tetap sarat makna. Pada akhirnya, momen seperti ini sering kali menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah berjalan melalui jejaring yang saling terhubung, dengan semangat kolaborasi yang terus dijaga.(JpBali).



