Harap Waspada! Ada Pasien dari Yehembang Didiagnosa Diduga Demam Berdarah

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Wabah demam berdarah mulai terjadi di Jembraba, masyarakat diminta untuk waspada. Sementara, wargapun meminta istansi terkait untuk turun melakukan foging.
Informasi yang berhasil dihimpun jarrakposbali.com menyebutkan, dua orang warga Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana kemarin dilarikan ke RSU Negara, lantaran demam tinggi dan tidak sadarkan diri.
Namun setelah mendapat penanganan awal di RSU Negara, Ibu Nengah, salah satu pasien harus di rujuk ke RSUP Sanglah karena kondisinya cukup serius. Ibu Nengah ini infonya di rujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar untuk mendapatkan pelananganan lanjutan.
Hingga kini pasien tersebut dikabarkan kondisinya masih kritis dan belum sadarkan diri. Sejumlah warga menyebutkan, Ibu Nengah terkena demam berdarah. Namun warga tidak berani memastikan, apakah karena DB atau penyakit lain. Wargapun meminta untuk dilakukan foging.
Terkait hal itu, Perbekel Yehembang I Made Sumadi dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) kemarin mengaku belum mengetahuinya karena tidak ada laporan yang masuk kepadanya.

Disisi lain, Kadis Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan ada pasien dari warga Desa Yehembang sempat ditangani di RSU Negara. Pasien tersebut menurutnya didiagnosa diduga terkena demam berdarah (DB).
“Pasien itu masih didiagnosa dan diduga demam berdarah,” terangnya.
Untuk diketahui Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis. Untuk demam berdarah ringgan, penderita mengalami demam tinggi dan gejala flu.
Sementara untuk demam berdarah parah bisa menyebabkan pendarahan dan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba hingga kematian. Warga dihimbau untuk waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan.(ded)



