Menunggu Hasil Evaluasi, Jembrana Belum Bisa Terapkan PTM Seratus Persen

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Menunggu hasil evaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen, Dinas Dikpora Jembrana belum bisa menaikan hingga PTM 100 persen.
Kabid Dikdas pada Dinas Dikpora Jembrana I Nyoman Wenten dikonfirmasi redaksi jarrakposbali.com mengatakan, dari hasil evaluasi pelaksanaan PTM 50 persen di Jembrana untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP, belum bisa dinaikan menjadi PTM 100 persen.
Hal ini menurut Wenten dikarenakan data-data dari sekolah belum lengkap. Data-data itu meliputi, partisipasi vaksin dari siswa dan guru-guru serta kasus epidemiologi covid-19 di satuan pendidikan.
Lanjut Wenten, sebelum mengajukan usulan PTM 100 persen, perlu dilakukan evaluasi di satuan pendidikan menyangkut tingkat partisipasi vaksin 1 dan 2 untuk siswa dan vaksin booster untuk guru dan tenaga kependidikan. Termasuk evaluasi penyebaran kasus epidemiologi covid-19 pada satuan pendidikan.

“Nah data ini yang belum lengkap masuk dari sekolah-sekolah, sehingga belum bisa diusulkan untuk PTM seratus persen di Jembrana untuk tingkat SD dan SMP,” terang Wenten, Rabu (30/3/2022)
Jika semua persyaratan tersebut bisa terpenuhi, sesuai regulasi SKB 4 Menteri, Intruksi Mendagri dan SE Gubernur menurut Wenten, barulah selanjutnya mengajukan ijin PTM 100 persen kepada Ketua Satgas covid-19 Jembrana.
“Untuk sementara kita belum bisa mengajukan ijin kepada Ketua Satgas covid-19 untuk PTM seratus persen karena data-data dari satuan pendidikan belum lengkap. Jadi hingga saat ini masih PTM lima puluh persen,” tutupnya.
Diketahui, Dinas Dikpora Jembrana sejak 10 Maret 2022 lalu telah memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen dari jumlah siswa salam satu kelas secara bergiliran. Kebijakan ini diambil lantaran penyebaran covid-19 di Jembrana cendrung menurun.
Kebijakan PTM 50 persen ini sendiri tidak semua kabupaten di Bali bisa menerapkan, tergantung tingkat kasus penyebaran covid-19 yang ada di daerah tersebut.(dewa darmada)



