Gus Par: Pengendalian Inflasi Bukan Seremonial, Ini Kerja Untuk Rakyat

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Karangasem kembali diperkuat. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata,SE., didampingi Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, SH.,MH, dan Sekda Ir. I Ketut Sedana Merta, ST., MT, resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026 di Wantilan Sabha Prakerti, pada Rabu (3/3).
Pertemuan ini menjadi arena konsolidasi strategis seluruh pemangku kepentingan, memastikan harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Empat Jurus Ampuh Kendalikan Inflasi
Sebagai Ketua TPID, Bupati menegaskan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi kerja nyata yang berdampak langsung pada dapur masyarakat. Ada empat strategi utama yang terus dikuatkan:
1. Kendalikan harga secara terukur agar gejolak harga bisa ditekan sejak dini.
2. Jaga ketersediaan pasokan, terutama pangan strategis seperti beras, cabai, gula, dan telur.
3. Lancarkan distribusi, memastikan tidak ada hambatan logistik dari produsen hingga pedagang.
4. Perkuat komunikasi publik, supaya masyarakat mendapat informasi yang benar dan tidak panik akibat isu kelangkaan.
“Inflasi yang terkendali berarti masyarakat bisa belanja dengan tenang, dunia usaha bergerak stabil, dan roda ekonomi terus berputar,” tegas Bupati.
TPID 2026: Lebih Digital, Lebih Responsif
Tahun ini, TPID Karangasem fokus pada langkah-langkah strategis yang lebih modern dan berkelanjutan:
• Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027 untuk memastikan arah kebijakan tetap konsisten.
• Digitalisasi program unggulan, termasuk pemantauan harga berbasis aplikasi.
• Monitoring berkala menjelang Hari Besar Keagamaan, periode yang sering memicu kenaikan harga.
• Penguatan kapasitas OPD melalui kerja sama intensif dengan Bank Indonesia Bali.
Dengan pendekatan ini, Karangasem ingin memastikan bahwa setiap lonjakan harga terdeteksi cepat dan dapat direspons sebelum menekan daya beli masyarakat.
Dampaknya untuk Warga: Nyata dan Langsung
Pengendalian inflasi yang efektif akan menghadirkan sejumlah manfaat penting:
• Harga kebutuhan pokok tetap terjangkau
• Pelaku UMKM dan pedagang lebih percaya diri menjalankan usaha
• Stabilitas ekonomi daerah terjaga
• Kesejahteraan masyarakat meningkat karena tidak terbebani lonjakan harga tahunan
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga Karangasem tetap aman, stabil, dan tumbuh. Kebijakan inflasi bukan hanya urusan pemerintah—masyarakat juga punya suara.
Menurut Anda, komoditas apa yang paling perlu diawasi harganya saat ini?
silahkan tulis pendapat anda melalui komentar pada akun medsos pemkab karangasem (Rno)



