Berita

Keterlaluan! Ada Warganya Sakit Menahun, Perbekel Selat Ngaku Tak Tahu

BULELENG, jarrakposbali.com – Kisah pilu yang dialami Nengah Tamba (65), warga Banjar Sekar Sari, Desa Selat, Sukasade, Buleleng, ternyata banyak membuat iba warga Bali. Sejumlah dermawan berencana akan memberikan bantuan, Selasa (1/3/2022).

Bantuan akan diberikan langsung ke pihak keluarga dan bahkan ada yang melalui rekening yang telah disediakan oleh pihak yayasan yang mendampingi Nengah Tamba.

Diberitakan sebelumnya, Nengah Tamba, mengalami lumpuh total sejak lima tahun lalu, setelah jatuh dari pohon. Bukan hanya itu, penderitaan buruh tani yang kini tinggal tulang terbungkus daging semakin lengkap saat dia mengalami kebutaan dan tidak bisa bicara.

Praktis dia hanya bisa tergolek lemas tak berdaya di atas kasur butut miliknya. Dia tidak bisa lagi mengenali siapa-siapa yang mengunjunginya. Namun dia hanya mengenali sang istri yang selama ini selalu setia merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Belakangan penderitaan warga miskin ini mendapat perhatian dari yayasan peduli kasih. Dengan penuh kesabaran, pihak yayasan rutin merawat Nengah Tamba. Terlebih sejak sebulan belakangan, pada tubuh Nengah Tamba tumbuh bisul yang banyak dan sudah mulai borok.

“Kami bantu merawatnya dengan rutin. Kasihan dia (Nengah Tamba), dia warga miskin, jangankan untuk berobat, untuk makan sehari-hari saja susah,” ujar Kadek Peni, tetangganya yang juga dari pihak yayasan peduli kasih, Senin (28/2/2022).

Yang membuat miris dan geleng-geleng kepala, justru pihak pemerintahan desa setempat mengaku tidak tahu ada warganya yang sakit. Mereka berdalih belum ada laporan yang masuk terkait ada warga yang sakit. Padahal Nengah Tamba sudah sakit lumpuh total sejak lima tahun lalu.

“Saya tidak tahu ada warga saya yang sakit. Padahal saya Ketua Satgas covid-19 di Desa. Belum ada laporan ke saya kalau ada warga yang sakit,” ujar Perbekel Selat Putu Mara, saat dikonfirmasi redaksi jarrakposbali melalui telpo, Senin (28/2/2022).

Demikian hal nya saat redaksi menyebutkan bahwa yang sakit Nengah Tamba, warga Desa Selat, sejak lima tahun lalu, Putu Mare tetap kekeh mengaku tidak tahu ada warganya yang sakit. Lagi-lagi dalihnya belum ada laporan yang masuk kepada dirinya.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button