BeritaBulelengDaerahSeni Budaya
Trending

Lomba Ogoh-Ogoh Buleleng 2022, Ini Juaranya

SINGARAJA, Jarrak Pos BaliLomba Ogoh-Ogoh di Kabupaten Buleleng akhirnya resmi memunculkan tiga nama Sekeha Teruna Teruni (STT) yang menjadi juara.

Kabupaten Buleleng menjadi salah satu daerah yang ikut berpartisipasi dalam lomba ogoh-ogoh Provinsi Bali.

Berdasarkan data yang ada, di Kabupaten Buleleng terdapat 32 ogoh-ogoh yang ikut serta dalam perlombaan tersebut.

Seleksi dan penilaian telah dilakukan sehingga terpilih 26 ogoh-ogoh yang maju ke penilaian tingkat kecamatan.

Hingga akhirnya, usai penilaian dari tingkat kecamatan dan didapatkan tiga ogoh-ogoh terbaik untuk mewakili Kabupaten Buleleng.

Adapun penilaian ogoh-ogoh dilaksanakan mulai dari tanggal 15 sampai 25 Maret 2022 di tingkat kecamatan dan tanggal 27 sampai dengan 1 April 2022 di tingkat kabupaten.

[irp]

Daftar juara lomba ogoh-ogoh Buleleng 2022

STT Catur Yoga Desa Adat Anturan, Kecamatan Buleleng menjadi juara pertama dengan ogoh-ogohnya yang berjudul “Detya Manaru” dengan perolehan nilai 595.

Mereka pun berhak memperoleh hadiah sebesar Rp50 juta dan juga piagam penghargaan.

Juara dua diraih STT Giri Kusuma, Desa Adat Pancasari, Kecamatan Sukasada dengan judul “Sang Jogor Manik” yang memperoleh nilai 561 dan berhak mendapat hadiah Rp35 juta dan piagam.

Kemudian juara tiga diraih oleh STT Tunas Teratai Tunjung Mekar, Desa Adat Sudaji, Kecamatan Sawan dengan judul “Sang Hyang Kala Raksa” dengan nilai 552.

Mereka juga berhak mendapatkan hadiah Rp25 juta dan piagam penghargaan.

[irp]

Penilaian berdasarkan beberapa unsur

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika; menyebutkan bahwa para pemenang sudah ditentukan berdasarkan keputusan dari tim juri.

“Para pemenang sudah ditetapkan berdasarkan rapat pleno tim juri yang terdiri dari seniman, praktisi dan unsur Dinas Kebudayaan yang juga dihadiri tim dari provinsi pada 6 April lalu,” ujarnya.

Disinggung terkait kriteria penilaian, I Nyoman Wisandika menerangkan bahwasanya unsur penilaian berdasarkan keunikan tema, teknik kontruksi, karakter, proporsi, komposisi dan juga kreativitas.

Dilanjutkan lagi, bahwa semua hadiah bersumber dari Provinsi Bali.

“Sumber hadiahnya, semua bersumber dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, dan penyerahan hadiah akan dilakukan oleh Gubernur Bali,” jelas Kadisbud Buleleng itu.

“Hanya tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari provinsi, menyesuaikan agenda gubernur,” tambahnya lagi.

Dirinya berharap, ke depan situasi semakin membaik sehingga persiapan lebih panjang, membuat lebih banyak peserta yang ikut, muncul kreatifitas, dan inovasi yang baru dari para Yowana Adat.

“Lomba ini merupakan wadah atau ruang untuk menyalurkan kreatifitas para Yowana Adat dalam melestarikan seni budaya Bali,” pungkasnya. (fJr/wd/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button