BeritaBulelengDaerah

Patut Dicontoh! Peduli Kesehatan Masyarakat, Dokter Caput Beri Penyuluhan Kesehatan

BULELENG, jarrakposbali.com ! Penyakit kanker serviks merupakan penyakit yang ditakuti oleh para winita. Namun penyakit ini bisa dicegah, sehingga para wanita tidak perlu merasa kuatir.

Hal tersebut disampaikan oleh dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG, tokoh inspiratif Buleleng yang juga merupakan Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng, saat memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam tim penggerak PKK Desa Sari Mekar, Buleleng, Minggu (29/5/2022) sore.

Tokoh yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng tersebut hadir memberikan penyuluhan kesehatan, merupakan bentuk kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat Buleleng.

Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG atau yang akrab dipanggil dokter Caput tersebut bertajuk “Hidup Sehat Bersama dokter Caput”

Pada kesempatan itu dr Caput memberikan materi tentang pengecehan kanker serviks. Kata dia, adanya penyakit yang bisa saja berubah menjadi tumor bahkan kanker pada organ reproduksi wanita, membuat kebanyakan kaum hawa khawatir.

Kondisi inilah yang mendorong dokter Caput, mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertempat di Desa Sari Mekar, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, kesehatan adalah kebutuhan mutlak manusia karena tanpa kesehatan, manusia tidak bisa melakukan apa-apa.

“Karena itulah saya hadir untuk memberikan pemahaman, betapa pentingnya menjaga kesehatan. Materi yang saya berikan khusus untuk wanita produktif, yakni mengenai kanker serviks,” terangnya kemarin.

Dalam penyuluhannya, Dokter Caput berfokus ke topik kanker servik, karena peserta merupakan wanita yang sedang berada di usia aktif seksual. Sebagai tenaga kesehatan, Dokter Caput juga berpesan agar masyarakat bisa lebih dini untuk memeriksakan kesehatannya terutama untuk mengetahui adanya kanker serviks.

“Tadi saya memberikan materia bagaimana mengetahui, mendeteksi dan juga cara mengobati kanker leher Rahim atau kanker serviks. Karena saat ini kanker serviks ini masih menjadi momok bagi kita, penyakit yang paling ditakuti kaum wanita,” paparnya lagi.

Dr Caput menyatakan bahwa kehadiran dirinya ditengah ibu-ibu Sari Mekar itu untuk memberikan pemahaman dan kekuatan bagi ibu-ibu untuk tidak terlalu takut. “Asal lebih awal mengetahuinya maka tidak perlu takut,” sarannya.

Sementara itu Gusti Made Kartini, Ketua TP PKK Desa Sari Mekar; sangat mengapresiasi penyuluhan kesehatan ini yang menurutnya menambah wawasan masyarakat di desa terkait kanker serviks.

“Berkat pemahaman yang diberikan Pak Dokter, kami sebagai ibu-ibu PKK Desa Sari Mekar mengetahui betapa pentingnya arti kesehatan bagi ibu-ibu khususnya ibu-ibu yang sudah bermhatangga. Kita akhirnya tahu ap aitu penyakit kanker serviks,” ucap Kartini.

Kegiatan ini diawali dengan olah raga yaitu SENAM AWS3 yang dikoordinir langsung Ibu Dewi Caput dan diikuti puluhan ibu-ibu

anggota TP PKK Desa Sari Mekar. Ibu-ibu TP pkk dipimpin langsung Ketua TP PKK desa Sari Mekar, Gusti Made Kartini, selanjutnya diisi dg penyuluhan masalah kanker servik.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button