
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Prof Lasmawan meraih suara terbanyak dalam penyaringan calon rektor dalam Pilrek Undiksha.
Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Periode 2023-2027 kini masuk dalam tahapan penyaringan calon rektor.
Untuk diketahui, terdapat empat orang bakal calon rektor, nomor urut 1: Dr. I Ketut Sudiana, M.Kes., nomor urut 2: Dr. I Wayan Artanayasa, S.Pd.,M.Pd.
Kemudian nomor urut 3: Prof. Dr. I Nengah Suparta, M.Si., dan nomor urut 4: Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd.
Pada tahapan ini, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., memperoleh 27 suara sekaligus menempatkannya sebagai pemeroleh suara terbanyak dari Senat Undiksha.
Tahapan Penyaringan Calon Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Periode 2023-2027 berlangsung pada Kamis, 15 Desember 2022.
Sampaikan visi misi
Tahapan penyaringan ini diawali dengan penyampaian visi misi oleh bakal calon rektor dihadapan Ketua Senat Undiksha beserta anggota.
Serta perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), perwakilan dosen, perwakilan pegawai dan mahasiswa.
Bakal calon nomor urut 1, Dr. I Ketut Sudiana, M.Kes., mengusung visi Membangun Undiksha Harmoni untuk Mewujudkan Prestasi Global.
Bakal Calon nomor urut 2, Dr. I Wayan Artanayasa, S.Pd., M.Pd., mengusung visi Menjadi Universitas Unggul Bernuansa Harmoni dan Integratif Berdasarkan Falsafah Tri Hita Karana Menuju Kampus Bereputasi Internasional Tahun 203”.
Bakal calon nomor urut 3, Prof. Dr. I Nengah Suparta, M.Si., mengusung visi Undiksha: Mandiri, Harmoni, Berprestasi, Unggul, Berwibawa.
Sedangkan bakal calon nomor urut 4, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., mengusung visi Mewujudkan Undiksha sebagai International Reputable in Education and Leadership berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana.
Visi tersebut didukung dengan berbagai program yang dijadikan strategi untuk mendukung kemajuan dan meningkatkan daya saing ke depan.
Para bakal calon rektor juga mendapatkan pertanyaan dari para panelis yang sudah ditetapkan oleh Senat Undiksha.
Yang terdiri atas wakil dari pimpinan, wakil dari Guru Besar, wakil dari dosen, wakil dari pegawai, dan wakil dari mahasiswa.
Sesi ini sekaligus sebagai penajaman wawasan dari para bakal calon rektor.

Ada tiga calon rektor
Selanjutnya, para bakal calon rektor tersebut mengikuti penyaringan menjadi calon rektor yang dilakukan secara tertutup oleh Senat Undiksha.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Senat Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemilihan Rektor dan Peraturan Senat Nomor 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Rektor.
Dari 39 orang pemilih, sebanyak 27 suara ditujukan kepada Lasmawan, disusul oleh Sudiana sebanyak enam suara, Artanayasa sebanyak lima suara, dan Suparta sebanyak satu suara.
Tiga suara terbanyak, oleh senat ditetapkan sebagai calon rektor yang selanjutnya disampaikan ke Kemdikbudristek dan berlanjut mengikuti tahapan pemilihan Rektor.
“Nanti hasilnya ini akan dikirim dulu ke kementerian, lalu disana akan dievaluasi, divalidasi,” jelas Ketua Senat Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd., usai rapat khusus.
Setelah itu terpenuhi semua syaratnya maka akan ada pemilihan rektor,” lanjutnya.
Disampaikan lebih lanjut, pemilihan rektor dilakukan oleh Senat Undiksha dan Mendikbudristek atau yang mewakili.
Dengan komposisi 65 persen milik Senat Undiksha dan 35 persen milik Mendikbudristek.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor, Prof. Dr. Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si., menjelaskan rentangan waktu pemilihan rektor dijadwalkan antara 16-27 Januari 2023.
“Artinya kita berikan tentatif itu kementerian kapan mereka bisa,” pungkasnya. (fJr/hms/JP)



