Pillgub Bali 2024 : Mantra-Mulia Mendapat Restu dari Jokowi dan Prabowo

jarrakposbali, Bali – Pertempuran politik pasca Pilpres 2024 baru lalu berlanjut. Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yakni ditambah Nasdem dan PKB optimistis menatap pilkada untuk meraih kemenangan jilid II di Bali.
Bakal calon maju Pilgub Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Made Muliawan Arya (De Gadjah)ย atau disingkat Mantra-Mulia diklaim sudah mendapat restu dari DPP partai Koalisi, yaitu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Menariknya,ย telah menyiapkan danaย saksi sebesar Rp 15 miliar.
Hal itu diungkapkan oleh De Gadjah saat Malam Apresiasi Prabowo-Gibran Bali di Sekar Jambu Sabtu malam (1/6). Kata De Gadjah jumlah dana saksi sama seperti dana saksi saat Pemilu 2024 lalu.
“Ya saksi memang Rp 15 miliar. Itu patokan pileg kemarin Gerindra keluarkan dana saksi Rp 15 miliar seluruh Bali. Jadi ada pilkada gubernur, bupati atau wali kota hanya untuk saksi,” jelasnya.
De Gadjah menuturkan pasangan Mantra-Mulia adalah amanah dari presiden terpilih Prabowo-Subianto dan Presiden RI Joko Widodo.
Proyeksinya, gunakan politik bersatu, menggandeng masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Semua akan kami libatkan. Politik bersatu. Masyarakat dan profesional yang punya expert di bidangnya dan partai-partai juga dilibatkan membangun Bali,” ujar Ketua DPD Gerindra Bali, ini.
Ketiadaan Rai Mantra berapa kali pertemuan KIM, menurut De Gadjah karena Rai Mantra ingin menunggu rekomendasi sah dari Ketua DPP masing-masing partai.
“Beliau kan istilahnya sederhana. Beliau tidak mau mendahulu dipanggil ke pusat,” terangnya.
Lebih lanjut, menurut De Gadjah Rai Mantra berkenan menjadi calon gubernur. Komunikasi diantara mereka selama ini terjalin baik.
Hanya saja Rai Mantra belum muncul ke publik karena belum ada pemanggilan Ketua DPP. “Berkenan (Rai Mantra) harus di guarantee oleh pusat.
Minggu depan (Dipanggil pusat) untuk diberikan wjangan Setelah itu dipanggil kami rapikan di kabupaten/kota,” papar Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Denpasar.
Mengenai penyerahan rekomendasi akan dilakukan bareng-bareng. Ditegaskan yang mengusulkan Rai Mantra bukan hanya Gerindra Bali tapi ternyata nama Rai Mantra lebih dulu diusulkan oleh Presiden Jokowi.
“Pak Rai Mantra itu Pak Jokowi. Kalau kami mengusulkan tiga nama ada Pak Rai Mantra, Pak Pj dan Pak Wayan Koster,” terangnya.
Alasan juga mengajukan Wayan Koster sebagai bakal calon gubernur Bali, karena ada kemungkinan koalisi dengan PDIP. Diterangkan usai pilpres bisa bersatu membangun Bali. “Pak Koster di PDIP kenapa tidak. Bukan koalisi dengan Gerindra tapi dengan KIM,” sebutnya.
Ketua Pertina Provinsi Baliย menyatakan KIM bisa meraih 55 persen terutama untuk paket Mantra-Mulia dan juga calon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wawali. Kendati ada target memenangkan delapan wilayah bagi De Gadjah semua sulit.
“Kami yakin pilpres jilid II akan terulang. Kami anggap semua sulit kalau kami anggap semua gampang kami jadinya gampangin sehingga kami harus berjuang keras,” tandasnya.*
Sumber : radarbali.jawapos.com



