Berita

Putri Koster Promosikan Kriya Unggulan Bali di HUT Ke-45 Dekranas Makassar

MAKASAR, jarrakposbali.com – Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar, pesona kriya Bali kembali mencuri perhatian. Ragam karya seni yang lahir dari tangan-tangan terampil para perajin Pulau Dewata tampil memikat, membawa cerita tentang tradisi, kreativitas, dan identitas budaya yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, bersama Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menjadi wujud komitmen untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kriya Bali di tingkat nasional. Melalui pameran yang digelar di Trans Studio Mall Makassar pada 9–12 Juli 2026, Bali tidak hanya memamerkan hasil kerajinan unggulan, tetapi juga mengangkat semangat para perajin lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.

Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, pameran ini menjadi ajang strategis bagi Dekranasda dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan karya terbaik para perajin daerah, memperluas jejaring pemasaran, sekaligus meningkatkan daya saing produk kerajinan daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Dekranasda Provinsi Bali menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya perajin lokal, yakni Taksu Design, Anom Gold and Silver, Kembang Sari Batik Painting, Werdhi Budaya, Warna Warni, Soka Wangi, Dhara Barong Bali, dan Kembang Pucuk Bordir. Berbagai produk tersebut merepresentasikan kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal Bali yang diwujudkan dalam karya berkualitas tinggi serta memiliki nilai ekonomi yang kompetitif.

Keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam pameran ini merupakan wujud komitmen dalam mendorong kemajuan industri kerajinan daerah melalui promosi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar bagi para pelaku UMKM dan perajin Bali.

Selain sebagai wadah promosi, pameran HUT Dekranas juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam mengembangkan industri kriya nasional yang inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar global tanpa meninggalkan identitas budaya Nusantara.

Melalui partisipasi dalam ajang nasional ini, Dekranasda Provinsi Bali optimistis produk kriya Bali akan semakin dikenal luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat kerajinan dan ekonomi kreatif unggulan Indonesia.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button