BeritaDaerahPariwisataPendidikan

Godevi Gandeng Anak Milenial dalam Promosikan Desa Wisata

 

KLUNGKUNG,JARRAKPOSBALI.com | Dalam mengenalkan informasi Wisata khususya dalam bidang Desa Wisata,Godevi gandeng anak milenial ini di buktikanya pada saat acara perpisahan Mahasiswa Pariwisata Unud di Desa Bakas Sabtu, (12/06/2021).

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Dr. I Nyoman Sukma Arida,M.Si dan Founder dari Godevi, I Gede Gian Saputra beserta Chief Marketing Officer, I Gede Made Sukariyanto.

Dalam sambutanya Gian menyampaikan, bahwa Godevi dalam hal ini sebagai Digital Marketing berharap agar semua Dewi yang ada di Bali ini update dalam semua informasi sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing Dewi yang ada di Bali dan sesuai dengan motto dari Godevi,” kita hanya menyediakan system untuk masing-masing Dewi kemudian dari produk yang mereka miliki, kalau nanti ada bookingan itu akan langsung di handle oleh masing-masing Dewi yang memasarkan Produknya lewat sytem kita” ujarnya.

 

Selanjutnya,”Godevi akan melakukan pendampingan dalam menyiapkan paket Wisata, Godevi akan memasarkan paket Wisata, Desa mitra akan mendapatkan akun mitra yang berfungsi sebagai akun dalam pengelolaan paket Wisata, Mitra Godevi akan mendapatkan kemudahan dalam mengatur paket Wisata, pelaporan dan transaksi yang transparan dan dapat di akses kapan saja, “paparnya.

 

Kemudian Chief Marketing Officer, I Gede Made Sukariyanto dalam informasinya menyampaikan bahwa, Desa Wisata itu masih belum banyak di ketahui oleh Wisatawan yang mau datang ke Bali berdasarkan atas research dan kajian-kajian yang sudah di lakukan oleh Godevi dengan mengoptimalkan anak – anak muda atau anak milenial, “untuk mengoptimalisasi karena kita media Digital yang kita gunakan selain Website yang kita miliki kita gunakan Instagram apa lagi anak-anak muda kemudian Facebook juga luar biasa, Older Generation kemudian Youtube karena dengan Youtube kita bisa tuangkan semua dengan bentuk Video, ” bebernya.

 

Dan oleh karena itu,” jika orang hanya melihat gambar orang masih berpikir tapi ketika kita mampu tuangkan dalam media video, wisatawan bisa melihat lebih detail lagi tentang Desa itu,satu lagi kita punya jaringan LinkedIn khusus untuk orang yang profesional juga kita optimisme juga ke LinkedIn, selain itu kita juga terjun ke Desa-Desa untuk menjaring Desa Wisata,”tegasnya

 

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Dr. I Nyoman Sukma Arida,M.Si. menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu program dari Mentri Pendidikan Nadiem Makarim, agar kampus itu mempunyai program Merdeka Belajar, prinsipnya Merdeka Belajar itu memberikan kebebasan Mahasiswa mulai semester V (lima), apapun kegiatan yang akan mereka akan lakukan tidak lagi hanya sebatas kuliah di kampus, “ada 8(delapan) program kegiatan Merdeka Belajar, mulai dari magang ini atau pertukaran kuliah ke prodi lain bahkan ke Universitas lain, ada megabdi di Desa, mengajar di Desa, proyek penelitian dan kewirausaha, “ungkapnya.

 

Kemudian ada beberapa yang lainnya juga, tetapi di prodi baru ini menyediakan, belajar kuliah di Prodi lain dan magang, mulai tahun depan semua program harus berjalan dan semua Mahasiswa kemungkinan akan di minta untuk mengambil program ini,”jadi bisa dibayangkan sumber belajar Mahasiswa itu tidak lagi di ruang kuliah saja. Tetapi mereka sudah mulai bersentuhan dengan realitas sesuai dengan bidang ilmuya,”pungkasya.(td/JP). 

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button