Ruas Jalan Yehembang – Kedisan Segera Dihotmix, Rekanan Minta Galian C Ditertibkan

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Yehembang menuju Banjar Kedisan, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, tepatnya pertigaan sebelum jembatan Yehembang ke utara, yang kondisinya hancur segera mendapat penanganan.
Pengerjaan pengaspalan jalan dengan menggunakan hotmik tersebut rencananya akan dimulai minggu depan dengan anggaran Rp 4.592.696.000, yang bersumber dari dana DAK 2022. Ruas jalan yang akan dihotmix sepanjang 3,600 kilometer.
Bahkan dari informasi, pihak rekanan yang akan mengerjakan perbaikan ruas jalan tersebut telah melakukan pengukuran Senin (23/5/2022) lalu.
Terkait akan dimulainya pekerjaan perbaikan ruas jalan tersebut, pihak PT. Anindita Konstruksi Jaya sebagai rekanan meminta Dinas Terkait (Pemkab Jembrana) menertibkan aktifitas galian C yang berlokasi di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh.
Pasalnya, aktipitas truk-truk pengangkut material galian dikuatirkan dapat menghambat dan merusak jalan. Sehingga jika tidak ditertibkan, perbaikan jalan dengan anggaran yang cukup tinggi tersebut akan mubasir.
“Aktipitas galian C terutama lalu lalang truk dengan muatan material cukup berat jelas menggangu pekerjaan kami. Takutnya nanti belum apa-apa jalan sudah rusak kembali,” ujar rekanan yang akan mengerjakan perbaikan ruas jalan tersebut, Rabu (25/5/2022)
Pihaknya sebagai pemenang tender (rekanan) proyek tersebut, segera akan mengerjakan proyek tersebut dan tentunya dengan menjaga kualitas pekerjaan agar jalan akses umum tersebut bisa bertahan lama.
Karena itu, pihaknya meminta dinas terkait agar segera menertibkan galian C tetsebut. Minimal saat pihaknya bekerja, sudah tidak ada lagi aktipitas lalu lalang truk pengangkut material melintasi ruas jalan tersebut.
“Nanti juga akan kami sampaikan ke Dinas PUPR Jembrana terkait dengan keberadaan galian C tersebut. Intinya kami minta dihentikan sementara agar kami bisa maksimal bekerja,” tutupnya.
Terkait hal tersebut, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Jembrana I Kade Subamia, ST dikonfirmasi melalui telpon, membenarkan rusa jalan tersebut segera akan mendapat penanganan perbaikan.
Menurutnya, panjang jalan yang akan diperbaiki mencapai 3,600 Kilometer meliputi ruas jalan Yehembang – Kedisan, dengan anggaran Rp Rp 4.592.696.000, yang bersumber dari dana DAK 2022.
Mengenai aktipitas galian C, terutama lalu lalang truk pengangkut material dengan muatan berat yang melintasi ruas jalan tersebut, pihaknya akan melaporkan kepada Kepala Dinas PUPR Jembrana dan mengkoordinasikan dengan pihak Pol PP untuk menertibkannya.
“Ya, segera akan kami kordinasikan dengan dinas terkait terkait keberadaan galian C tersebut, supaya segera ditertibkan atau dihentikan. Ini biar tidak menghambat pekerjaan jalan,” terangnya.(ded)



