BeritaMangupura

Saskara Dampingi Bupati Buka Singasari Expo IV, UMKM dan Budaya Blahkiuh Jadi Fokus

MANGUPURA, jarrakposbali.com – Lapangan Kopral I Wayan Surem di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8), menjadi ruang perjumpaan antara ekonomi kerakyatan, kreativitas anak muda, dan kekayaan budaya desa. Singasari Expo IV Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan didampingi Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara.

Pemukulan gong oleh Bupati menandai dimulainya agenda tahunan yang digagas masyarakat Desa Blahkiuh tersebut. Sejak awal, Singasari Expo dirancang sebagai ruang bagi UMKM, sanggar seni, pemuda, dan masyarakat untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki.

Bagi masyarakat Blahkiuh, Singasari Expo memiliki makna yang terus berkembang. Kegiatan ini menjadi tempat produk lokal mendapatkan ruang untuk dikenal, sementara aktivitas seni dan budaya tetap hadir dalam suasana yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Blahkiuh bersama Karang Taruna Singasari Blahkiuh dalam menjaga keberlanjutan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan berbasis desa seperti ini memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Singasari Expo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pengembangan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya yang sangat berharga,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Melalui expo ini, pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk unggulan desa kepada masyarakat yang datang. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi yang tumbuh dari potensi masyarakat setempat.

Di sisi lain, kehadiran sanggar seni dan berbagai kegiatan budaya membuat ruang publik desa tetap menjadi tempat bertemunya generasi. Seni, kreativitas, dan tradisi mendapat ruang untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Semoga Singasari Expo senantiasa berkelanjutan, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Blahkiuh,” harap Adi Arnawa.

Dukungan terhadap pengembangan Desa Blahkiuh juga diarahkan pada penyediaan ruang publik. Pemkab Badung merencanakan pembangunan lapangan sepak bola dan taman kota yang diharapkan dapat menjadi fasilitas olahraga, rekreasi keluarga, serta ruang interaksi sosial masyarakat.

Perbekel Desa Blahkiuh IB. Gede Mahatma Nanda Manuaba menyampaikan bahwa Singasari Expo telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian desa. Kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan UMKM, sanggar seni, dan berbagai potensi unggulan desa.

Pada akhirnya, Singasari Expo IV memperlihatkan bagaimana sebuah agenda desa dapat tumbuh menjadi ruang bersama. Produk lokal mendapat panggung, kreativitas pemuda menemukan tempat, dan budaya Blahkiuh terus dirawat melalui kegiatan yang hidup di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Blahkiuh, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button