Berita

Merajut Relationship, Menguatkan Brand di HUT ke-27 BPR Artha Bhuwana

Dewa Wisnu Arimbawa dari GD Tour Bali berbagi inspirasi tentang kunci sukses Sales dan Marketing di era digital.

jarrakposbali.com, GIANYAR – Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti perayaan HUT ke-27 BPR Artha Bhuwana, yang bertempat di  Ulam Resto Sukawati, Selasa (26/8/2025).

Tidak sekadar menjadi momen perayaan, acara ini juga menghadirkan sesi inspiratif yang mengajak keluarga besar BPR Artha Bhuwana merenungkan makna kebersamaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah maupun mitra.

Salah satu sesi yang menyita perhatian adalah paparan dari Dewa Wisnu Arimbawa, praktisi pariwisata sekaligus Founder GD Tour Bali, yang menekankan pentingnya relationship sebagai kunci utama Sales dan  Marketing di era digital.

Menurut Dewa Wisnu Arimbawa, di tengah derasnya arus digitalisasi, kekuatan utama bisnis tidak lagi hanya pada produk.

“Saat ini, yang paling penting bukan sekadar produk apa yang kita tawarkan, tapi bagaimana kita membangun hubungan yang tulus dengan nasabah maupun mitra,” ujarnya.

Lewat permainan interaktif dan diskusi hangat, ia mengajak peserta memahami konsep 5A (Aware, Appeal, Ask, Act, Advocate) sebagai strategi membangun kepercayaan hingga loyalitas pelanggan.

“Kalau orang membeli produk kita, itu berarti kita berhasil menjual. Kalau orang yang sama kembali membeli, artinya kita sudah membangun trust. Namun yang lebih penting adalah ketika orang itu dengan rela merekomendasikan produk kita kepada orang lain. Di situ kita sudah membangun brand,” jelasnya.

Ia menegaskan, kekuatan brand tidak bisa lepas dari hubungan emosional yang terjaga konsisten, baik secara nyata maupun di ruang digital.

“Emotional relationship harus dijaga, bukan hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. Media sosial adalah ruang penting untuk menguatkan kedekatan dan menjaga kepercayaan,” tambahnya.

Pesan itu sejalan dengan semangat kebersamaan yang dihadirkan dalam perayaan ulang tahun ke-27 BPR Artha Bhuwana. 

Relasi antar-karyawan, nasabah, hingga mitra usaha disulam bukan sekadar dalam konteks bisnis, melainkan juga dalam rasa persaudaraan.

“Kebersamaan layaknya keluarga besar inilah yang membuat kita bisa tumbuh bersama. Relationship adalah pondasi untuk keberlanjutan sebuah brand,” tutup Dewa Wisnu Arimbawa.

Perayaan HUT ke-27 BPR Artha Bhuwana pun bukan hanya menjadi simbol perjalanan panjang lembaga keuangan ini, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun hubungan yang bermakna. Dari sinilah lahir keyakinan bahwa bisnis yang berkelanjutan bukan hanya soal angka, tetapi soal hubungan yang dirajut dengan ketulusan.(Jp/Bali).

Penulis / Editor : Putu Gede Sudiatmika.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button