BeritaDenpasar

Final Utsawa Widyatarka Susastra Bali Meriahkan Bulan Bung Karno 2026

DENPASAR , jarrakposbali.com – Suasana Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Rabu (10/6), dipenuhi semangat para pelajar dan mahasiswa yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Mereka bukan sekadar peserta lomba, melainkan generasi muda yang sedang menunjukkan kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya Bali melalui ajang Final Utsawa Widyatarka Susastra Bali dalam rangka Bulan Bung Karno Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Bali ini menjadi panggung bagi siswa tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap sastra Bali. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, kemampuan generasi muda dalam menjaga bahasa daerah menjadi sebuah harapan yang patut diapresiasi.

Sejak pagi, para finalis tampil percaya diri menyampaikan gagasan, pemikiran, dan pengetahuan mereka mengenai berbagai aspek kebudayaan Bali. Sorak dukungan dari guru, orang tua, dan pendamping turut menambah semarak suasana kompetisi yang berlangsung penuh semangat namun tetap menjunjung sportivitas.

Ajang ini bukan hanya tentang mencari pemenang. Lebih dari itu, Utsawa Widyatarka Susastra Bali menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan generasi muda dengan akar budayanya sendiri. Melalui diskusi, argumentasi, dan penguasaan sastra Bali, para peserta diajak memahami bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas yang harus dijaga dan diwariskan.

Pelaksanaan kegiatan dalam momentum Bulan Bung Karno juga memiliki makna tersendiri. Semangat Trisakti yang diwariskan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menegaskan pentingnya berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai tersebut tercermin dalam upaya mendorong generasi muda agar tetap bangga menggunakan dan melestarikan bahasa serta sastra Bali sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Melalui Utsawa Widyatarka Susastra Bali Tahun 2026, DPD PDI Perjuangan Bali berharap lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran kuat untuk menjaga warisan budaya daerah. Sebab, di tangan generasi muda inilah masa depan bahasa dan sastra Bali akan terus hidup, berkembang, dan tetap relevan di tengah perubahan zaman.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button