Berita

Anggota Kodim 1623/Karangasem Menerima Bintal Ideologi dan kejuangan (Bintalidjuang) Dari Bintalrem 163/wirasatya.

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Tetap menerapkan protokol kesehatan, perwakilan Prajurit TNI, ASN dan Persit KCK Cabang XXXVIII Kodim 1623/Karangasem, mengikuti kegiatan Pembinaan mental Ideologi dan kejuangan (Bintalidjuang). Bertempat di Aula Makodim 1623/Karangasem.Senin, 29 November 2021

Kegiatan Bintal dalam satuan dengan tujuan untuk pengendalian kepada seluruh Prajurit TNI, ASN dan keluarga besar TNI untuk selalu mengedepankan kegiatan ke ibadahan, serta meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tersirami hati dan pikirannya, agar terhindar dari hal yang tidak baik sehingga dalam bekerja maupun berumah tangga akan nyaman.

Dalam sambutannya, Pasiinteldim 1623/Karangasem Kapten Arm. Paulus mengatakan “mengucapkan selamat datang kepada Tim penceramah dari Bintalrem 163/Wsa beserta anggota di Kodim 1623/Karangasem. Kepada para anggota agar memanfaatkan waktu yang sebentar ini secara efektif dan sebaik-baiknya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan serta memperkuat pengetahuan keagamaan serta mental para prajurit TNI dan Persit untuk menangkal segala pengaruh negatif yang kiranya dapat berpotensi untuk merusak mental para prajurit PNS dan keluarga sekalian”, pungkasnya.

Selesai pelaksanaan Bintalidjuang, dilanjutkan dengan Binroh yang disampaikan oleh PNS Ghufrony “Amanat dari Pimpinan TNI agar tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME sebagai landasan moral dan etika bagi prajurit dan PNS dalam kehidupan sehari-hari dan melaksanakan tugas. Kegiatan Bintal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap kualitas kondisi mental prajurit dan PNS sehingga dapat menunjang tugas pokok satuan. Adapun beberapa faktor penyebab keyakinan dan keimanan berkurang disebabkan oleh beberapa hal yaitu karena harta benda, kepuasan seks yang tidak terkendali, Kesuksesan berdasarkan atas dusta, Kebenaran yang diperbudak oleh kaum borjuis/berduit, dan Adanya anak yang tidak berbakti kepada orangtuanya” jelasnya

 

“Permasalahan yang terjadi di dalam rumah tangga kebanyakan dipicu oleh permasalahan ekonomi, untuk menghindari permasalahan tersebut mari kita selalu terbuka dan jujur terhadap istri/suami kita dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan keluarga kita, dan apabila terjadi permasalahan di dalam keluarga agar permasalahan tersebut diselesaikan didalam keluarga terlebih dahulu jangan sampai curhat dengan orang lain/pihak ketiga karena hal tersebut dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan yang nantinya dapat merusak hubungan keharmonisan didalam keluarga. Hindari rasa ingin menang sendiri terhadap suami/istri, tumbuhkan rasa saling percaya dan saling terbuka terhadap suami/istri”, lanjutnya.

“Adapun beberapa penekanan Pimpinan TNI antara lain Niat bekerja, Berbuat dan biasakanlah yang baik, Tinggalkan perbuatan yang dapat menjerumuskan diri sendiri, Fokus pada pekerjaan dan perbanyak bersyukur, Latihan dengan sesuai fungsi dan kemampuan, Jangan ingin cepat kaya dengan mengambil hak orang lain, Jaga keseimbangan lahir dan batin”, imbuhnya.

Mayor Inf Sarif Hidayat (Pabintal Dam IV/Dip) bagi yang beragama Islam, bertempat di Aula Amarta tentang meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt serta rasa syukur atas karunianya.Perbanyaklah bersyukur kepada Allah Swt, dengan bersyukur sekalipun gaji tanggal tua yang minim akan mendapatkan berkah dari Allah Swt. Jalin hubungan keluarga yang sakinah mawadah dan rohmah agar terdorong keluarga yang barokah.

Pada akhir kegiatan Paur Rohinbud Letda Inf. I Nyoman Mangku Wardika menyampaikan “tentang kiat mewujudkan rumah tangga yang bahagia di antaranya Rumah tangga merupakan suatu ikatan suami istri yang terbentuk melalui proses perkawinan yang sah dalam rangka membentuk suatu ikatan kekerabatan yang baru, Tujuan khusus dari suatu pernikahan adalah menegakkan dan menjunjung tinggi agama, menghalalkan hubungan suami istri guna meneruskan keturunan, menjaga fitrah dan nilai-nilai kemanusiaan, mencapai ketenangan hidup, mempererat dan memperluas hubungan persaudaraan, karena keluarga merupakan harta yang paling berharga, setiap orang mendambakan rumah tangga yang bahagia. Permasalahan yang terjadi di dalam rumah tangga kebanyakan dipicu oleh permasalahan ekonomi, untuk menghindari permasalahan tersebut mari kita selalu terbuka dan jujur terhadap istri/suami kita dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan keluarga kita”, terangnya.

“Untuk saat ini masalah perceraian proses aturannya sangat ketat dan sulit sekali, untuk itu jaga keharmonisan didalam rumah tangga dan hindari masalah yang nantinya dapat memicu perceraian”, tutupnya. /je

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button