BeritaPolri

Di Jembrana Gerombolan Pemuda Kocar-Kacir Dihalau Polisi, Ini Sebabnya

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Sejumlah anak muda bergerombol mengendarai sepeda motor pretel dengan knalpot brong melintas berbarengan di jalan Desa Yehkuning, Jembrana, Sabtu, 12 Februari 2022, sekira pukul 23.40 Wita.

Tentu saja ulah mereka membuat gerah warga sekitar, lantaran suara motor mereka sangat bising. Bahkan ada warga yang berteriak marah dan berusaha mengalau gerombolan anak muda tersebut.

Dihalau warga, sekelompok ABG tersebut kemudian menuju pantai Yehkuning. Rupanya, di pesisir pantai mereka melakukan balap liar atau trek-trekan. Jumlahnya sangat banyak, ada puluhan motor dengan kondisi pretel dan kebanyakan mengunakan knalpot brong.

Kali ini, aksi mereka membuat gerah warga pesisir. Terlebih dilakukan di tengah malam, disaat para warga terlelap tidur. Lantaran membuat resah warga, salah seorang warga kemudian melaporkan ulah anak-anak muda tersebut ke Polisi, melalui telpon. Tiga puluh menit kemudian atau sekitar pukul 01.00 dini hari, Polisi dari Sat Lantas Polres Jembrana dan Polsek Jembrana tiba dilokasi trek-trekan.

Melihat ada banyak Polisi yang datang, gerombolan pembalap liar itu pun kocar-kacir menyelamatkan diri. Banyak diantara mereka kabur meningalkan sepeda motornya. Ada yang sembunyi di semak-semak dan ada pula yang sembunyi di rumah warga.

Mengetahui buruannya kabur, Polisi akhirnya mengamankan sejumlah sepeda motor yang ditinggal kabur pemililnya. Beruntung polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku balap liar yang tidak sempat kabur. Akhirnya sejumlah sepeda motor yang diamankan diangkut dan dibawa ke Polsek Jembrana, bersama satu orang pelaku.

“Ya, tadi malam kami menerima laporan dari warga, bahwa ada balap liar di pesisir pantai Yehkuning. Kami langsung turun ke lokasi dan berhasil mengamankan sejumlah sepeda motor yang digunakan untuk balap liar,” terang Kapolsek Jembrana Iptu I Putu Budi Santika, dikonfirmasi wartawan, Minggu (13/2/2022)

Sejumlah sepeda motor yang diamankan menurutnya kondisinya sudah tidak standar, kebanyakan tidak berisi plat kendaraan dan spion serta mengunakan kalpot brong. Seluruh sepeda motor yang diamankan juga tidak dilengkapi STNK.

“Kami juga berhasil mengamankan empat pelaku, satu pelaku balap liar kita amankan di lokasi. Sedangkan tiga orang lainnya diamankam di jalan setelah mereka bubar,” ujanya.

Kelima pelaku yang berhasil diamankan masih dibawah umur dan berstatus pelajar. Mereke kemudian diberikan pembinaan di Mapolsek Jembrana agar tidak melakukan balap liar. Selain meresahkan warga, balap liar juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button