
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Sebanyak 945 orang Calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Buleleng melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK).
Penandatanganan SPK ini dilakukan sebagai syarat penerbitan SK, sehingga CPPPK tahap satu ini bisa mendapatkan penetapan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NIPPPK).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buleleng, I Gede Wisnawa, S.H., menyampaikan bahwasanya proses seleksi PPPK sudah memasuki dua tahap.
Pada tahap satu, peserta yang telah dinyatakan lulus berjumlah 945 orang.
Pada akhir April nanti, sesuai dengan pertimbangan teknis (Pertek) yang sudah turun, kini tinggal menunggu proses pencetakan dan penandatangan SK.
Dengan harapan SK dapat dibagikan pada awal Mei 2022.
I Gede Wisnawa, S.H., menyebutkan bahwa sebelumnya, pada hari Senin, 11 April 2022, sudah dilakukan pertemuan secara virtual dengan Kadisdikpora Buleleng.
Pertemuan itu dilakukan untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap peserta CPPPK tahap pertama.
Dan selanjutnya pada hari ini, Selasa, 12 April 2022, peserta yang bersangkutan diundang untukย melakukan penandatanganan SPK sebagai dasar pembuatan SK.
Perbedaan PNS dan PPPK
Disinggung mengenai perbedaan antara PNS dan PPPK, I Gede Wisnawa, S.H., menjelaskan perbedaan hanya dari segi tunjangan pensiun.
Dilanjutkan lagi, bahwa PPPK tidak mendapat tunjangan pensiun seperti yang didapat oleh PNS. Selain itu, hakโhak yang diterima oleh PNS sama dengan PPPK.
Adapun kontrak PPPK akan diperpanjang setiap lima tahun sekali berdasarkan dengan hasil evaluasi kinerja.

Kegembiraan seorang CPPPK
Sementara itu, salah satu CPPPK tahap satu yang lulus seleksi, Komang Sri Yuli Windarinatih yang juga guru SMPN 1 Sawan, sangat bersyukur bisa lulus seleksi sebagai PPPK di sekolah tempatnya mengajar.
Selain dia, delapan orang PPPK disekolahnya juga dinyatakan lulus dalam seleksi pada tahap satu ini.
โTidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng yang sudah merekrut guru PPPK,” ujarnya.
“Ini merupakan sebuah peluang khususnya kepada guru yang sudah lama mengabdi. Semoga kedepannya terus ada seleksi seperti ini, bagi temanโteman yang belum lolos jangan berkecil hatiโ, pungkasnya. (fJr/Ang/JP)



