
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Partai Demokrat Buleleng berkeinginan untuk merebut sembilan kursi, terlebih mereka kini mendapat tambahan amunisi dari beberapa tokoh.
Target ini menjadi harapan partai berlogo bintang mercy ini, lantaran sebelumnya perolehan kursi di DPRD Buleleng pada Pemilu 2019 hanya tiga kursi.
Perolehan kursi itu turun 50 persen dari perolehan enam kursi pada Pemilu 2014 lalu, sehingga dengan hasil pada Pemilu 2019 mereka harus bergabung dengan Perindo untuk membentuk satu fraksi.
Saat ini, di Demokrat di DPRD Buleleng ada nama Kadek Sumardika, Luh Hesti Ranitasari, dan Gusti Agung Ngurah Putra Sudewa.
“Kita ingin sekali mengulang kembali kejayaan partai Demokrat di masa-masa saat Pak SBY sebagai presiden,” ujar Ketua DPC Demokrat Kabupaten Buleleng, Luh Gede Herryani; pada Sabtu, 13 Mei 2023.
“Jadi target sembilan kursi, merebut kursi di masing-masing dapil,” lanjut wanita yang akrab dengan nama Luh De itu lagi saat pendaftaran caleg di KPU Buleleng.
“Ini karena ada kebijakan baru, jadi sembilan dapil, target kita harus rebut masing-masing dapil,” lanjutnya lagi menegaskan.

Demokrat Buleleng mendaftrakan calegnya sebanyak 45 orang yang tersebar di sembilan dapil ke KPU Buleleng pada hari Sabtu, 13 Mei 2023 pukul 15.30 WITA.
Mereka datang dengan berjalan kaki dari arah Pasar Banyuasri dengan iringan baleganjur. Bahkan sampai di depan KPU Buleleng, mereka menampilkan tari megoak-goakan.
Dalam rombongan, tampak beberapa petahana atau incumbent seperti Luh Hesti Ranitasari dan Kadek Sumardika. Tampak juga I Made Adi Purnawijaya, mantan Anggota DPRD Buleleng.
Luh De mengatakan bahwa para incumbent akan tetap maju pada pemilihan legislatif 2024 di dapil masing-masing ditambah amunisi baru dari beberapa tokoh.
Seperti Ida Bagus Geriastika (mantan Camat Banjar), Dewa Made Ardika (mantan Camat Buleleng), dan Ketut Susila (mantan Sekretaris BPBD Kabupaten Buleleng).
Terkait masuknya pensiunan birokrat di Kabupaten Buleleng itu, Luh De mengatakan bahwa Demokrat Buleleng terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.
Terlebih lagi bagi masyarakat maupun tokoh-tokoh yang ingin bergabung sebagai calon legislatif di DPRD Kabupaten Buleleng dari partainya.
“Kami di Partai Demokrat Buleleng terbuka pintu secara lebar bagi siapapun, tokoh masyarakat, maupun dari masyarakat yang ingin bergabung di Parta Demokrat,” jelasnya.
Disinggung mengenai keikutsertaan Luh De dalam perhelatan Pemilu 2024, ia menyatakan bahwa saat ini ia akan fokus ke partai sebagai Ketua DPC Buleleng.
Namun sebagai gantinya, Luh De mengutus anaknya untuk maju sebagai caleg dari Demokrat yang juga sebagai representasi suara milenial.
“Kalau saya akan konsentrasi jadi Ketua DPC Demokrat Buleleng. Jadi, anak saya yang nyaleg, mewakili juga dari milenial,” tutupnya. (fJr/JP)



