Budiyoga Hadiri Panen Raya Desa Taman

MANGUPURA, jarrakposbali.com – Pada Rabu 7 Janurai 2026, Desa Taman terasa berbeda. Di antara hamparan sawah yang mulai menguning, para petani berkumpul dengan wajah tenang dan penuh harap. Panen raya hari itu bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan penanda kerja panjang yang akhirnya berbuah. Di tengah suasana itulah Gede Budiyoga hadir, menyapa petani dan menyaksikan langsung hasil jerih payah mereka.
Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan dan pemberian penghargaan Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dalam mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025 dilaksanakan di Banjar Delod Pasar, Subak Taman, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal. Kehadiran Budiyoga mewakili Ketua DPRD Kabupaten Badung menjadi bentuk perhatian lembaga legislatif terhadap sektor pertanian yang selama ini sering berjalan dalam kesenyapan.
Kegiatan ini turut dihadiri Pangdam IX Udayana, Danrem 163 Wira Satya, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Danlanal Denpasar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Badung, serta Camat Abiansemal. Kehadiran lintas unsur ini memberi gambaran bahwa isu pangan memang membutuhkan kerja bersama, dari petani di sawah hingga pengambil kebijakan.
“Panen raya ini menunjukkan bahwa pertanian di Badung masih memiliki daya hidup yang kuat. Di banyak kasus, petani hanya butuh kepastian dukungan dan kebijakan yang konsisten,” ujar Gede Budiyoga di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa DPRD Badung akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada petani, terutama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan perlindungan lahan pertanian.
Pada akhirnya, panen raya di Desa Taman menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak lahir dari satu keputusan besar, melainkan dari rangkaian kerja yang dijaga terus menerus. Subak sebagai sistem irigasi tradisional kembali menegaskan perannya, bukan hanya sebagai warisan budaya Bali, tetapi juga sebagai fondasi pertanian yang relevan hingga hari ini. Dari sawah Desa Taman, harapan itu tumbuh pelan, namun nyata.(JpBali).



