Setetes Darah Untuk Karangasem Agung Semarakkan Car Free Day Karangasem

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali mewarnai suasana Car Free Day di jantung Kota Karangasem pada Minggu, 15 Februari 2026. Di tengah ramainya aktivitas warga yang berolahraga dan bersantai bersama keluarga, organisasi sosial kemasyarakatan Sekaa Liang (Seniman Karangasem Liang) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-4.
Bertempat di area Car Free Day Karangasem, kegiatan yang mengusung tema ‘Setetes Darah dari SEKAA LIANG untuk Karangasem Agung” kegiatan donor ini berlangsung penuh antusiasme. Warga yang sejak pagi memadati kawasan tersebut tampak berbondong-bondong mendatangi stan donor darah untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Dari Sekaa Demen Menjadi Organisasi Sosial”
Sekaa Liang yang kini dikenal sebagai Seniman Karangasem Liang merupakan organisasi sosial nirlaba yang berdiri empat tahun lalu. Pada awalnya, komunitas ini merupakan perkumpulan “sekaa demen” atau sekaa liang—wadah kebersamaan para seniman dan masyarakat Karangasem yang memiliki semangat serta tujuan yang sama, yakni membantu sesama.
Seiring perjalanan waktu, semangat solidaritas tersebut berkembang menjadi gerakan sosial yang lebih terorganisir. Berbagai kegiatan sosial rutin dilakukan, mulai dari penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu hingga kegiatan donor darah untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
Berkantor sekretariat di Jalan Banteng, Dukuh, Karangasem, organisasi ini selama empat tahun terakhir dipimpin oleh I Wayan Muliastra. Di bawah kepemimpinannya, Sekaa Liang terus memperluas jangkauan kegiatan sosial dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kolaborasi Bersama PMI Karangasem
Kegiatan donor darah kali ini terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Karangasem. Tim medis dari PMI Karangasem tampak sigap melayani para pendonor, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah.
Mengambil momentum Car Free Day dinilai sangat tepat, karena mampu menjangkau lebih banyak warga yang tengah beraktivitas di lokasi tersebut. Banyak masyarakat yang awalnya datang untuk berolahraga, akhirnya turut menyumbangkan darahnya setelah mengetahui adanya kegiatan sosial tersebut
Ketua Sekaa Liang, I Wayan Muliastra, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak dan jajaran Pemkab Karangasem.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Karangasem beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem atas dukungan dan support yang diberikan sehingga kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-4 Sekaa Liang ini dapat berjalan dengan lancar. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat dan membantu masyarakat Karangasem,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa setetes darah yang disumbangkan hari ini sangat berarti bagi keselamatan sesama. Melalui tema “Setetes Darah dari SEKAA LIANG untuk Karangasem Agung”, pihaknya ingin menanamkan semangat bahwa kemajuan dan keagungan Karangasem tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan rasa persaudaraan antar warga.
Di usia keempatnya, Sekaa Liang membuktikan bahwa komunitas seni dan masyarakat dapat menjadi motor penggerak solidaritas sosial. Dengan semangat kebersamaan, mereka berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan kebaikan, dan menyalakan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Kegiatan donor darah ini juga semarak karena dihibur oleh para penyanyi ibu kots Widya dan artis Sekaa Liang Keweh Astrawan dkk pun ditutup dengan penuh kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bahwa di tengah riuhnya aktivitas Car Free Day, kepedulian dan kemanusiaan tetap menjadi denyut utama masyarakat Karangasem.(Rno)



