Wabup Guru Pandu Hadir di Tengah Krama Desa Adat Tangkup, Wujud Nyata Dukungan Pemkab Karangasem terhadap Pelestarian Adat dan Kebersamaan

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, SH., MH., atau yang akrab disapa Guru Pandu, dalam kegiatan adat dan keagamaan masyarakat Desa Adat Tangkup, Kecamatan Sidemen, Pada Kamis (28/5/2026).
Didampingi Camat Sidemen, kehadiran Wabup Guru Pandu disambut hangat oleh krama desa dan para pengempon yang tengah melaksanakan rangkaian persiapan karya adat. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu terasa ketika orang nomor dua di Karangasem tersebut berbaur langsung bersama masyarakat tanpa sekat, mengikuti setiap rangkaian prosesi dengan penuh khidmat.
Dalam cuplikan kegiatan tersebut, Wabup Guru Pandu tampak berjalan bersama krama, menyapa masyarakat, hingga turut melaksanakan persembahyangan bersama sebagai bentuk bhakti dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat, budaya, dan spiritualitas yang hidup kuat di tengah masyarakat Karangasem.
Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat adat ini bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi wujud nyata dukungan terhadap semangat gotong royong dan pelestarian tradisi leluhur yang terus dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Adat Tangkup. Diketahui, pelaksanaan karya tersebut melibatkan sekitar 90 Kepala Keluarga (KK) yang secara bersama-sama ngayah dan bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian upacara.
Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah daerah, Wabup Guru Pandu juga menyerahkan dana punia kepada panitia karya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan yadnya sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menjaga warisan adat dan budaya Bali yang adiluhung.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Guru Pandu menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat kebersamaan masyarakat Desa Adat Tangkup yang terus menjaga nilai-nilai tradisi di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kekuatan adat, budaya, dan gotong royong merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan serta jati diri masyarakat Karangasem.
“Pemerintah Kabupaten Karangasem akan selalu hadir mendukung kegiatan masyarakat adat, karena di sanalah hidup nilai persaudaraan, kebersamaan, dan warisan budaya yang harus terus kita lestarikan bersama,” tercermin dari semangat kehadiran beliau di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Karangasem juga berharap seluruh rangkaian kegiatan adat yang akan mencapai puncak pelaksanaan pada 21 Juni mendatang dapat berjalan lancar, aman, dan penuh kerahayuan bagi seluruh masyarakat.
Kehadiran Wabup Guru Pandu di Desa Adat Tangkup sekaligus menjadi gambaran nyata kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, hadir langsung mendengar, merasakan, dan mendukung denyut kehidupan adat dan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan Karangasem AGUNG yang berlandaskan keharmonisan, kebersamaan, dan nilai-nilai kearifan lokal. (Rno)



