Berita

Amor Ing Acintya, Dua Korban Ledakan Kompor Mayat Saat Pengabenan di Gianyar Meninggal di Rumah Sakit

GIANYAR, Musibah kompor mayat yang meledak saat prosesi pengabenan di Desa Adat Selat, Belega, Blahbatuh, Gianyar beberapa waktu lalu, memakan korban jiwa.

Dua orang warga yang mengalami luka bakar cukup serius dan harus di rawat di RSUP Sanglah, akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar 95 persen di sekujur tubuhnya.

Kedua korban meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut masing-masing, Bagus Oscar Horizon (34) asal Banjar Intaran, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar dan I Kedek Gian Pramana Putra (15), siswa SMP Negeri 3 Blahbatuh, Gianyar.

Kedua korban dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (21/8/2022), pagi di RSUP Sanglah. Saat ini jenasah Bagus Oscar Horizon masih dititipkan di kamar mayat RSUP Sanglah. Sedangkan jasad I Kadek Gina Pramana Putra dititipkan di RSUD Sanjiwani, Gianyar.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, saat kejadian korban Bagus Oscar bertugas sebagai operator kompor mayat milik Made Suarta yang merupakan kakeknya sendiri. Sementara Kadek Gian saat kejadian sedang mengikuti prosesi pengabenan ayah kandungnya sendiri.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Made Tama dikonfirmasi redaksi jarrakposbali.com membenarkan adanya dua korban ledakan kompor mayat yang dirawat di RSUP Sanglah meninggal dunia tadi pagi.

“Ya benar, yang meninggal dua orang di RSUP Sanglah. Satu petugas kompor dan satu lagi warga yang mengikuti prosesi pengabenan,” terangnya.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button