BeritaGianyar

Apel Awal Bulan di Gianyar Warnai Awal Maret dengan Refleksi dan Penguatan Kinerja

GIANYAR, jarrakposbali.com – Pada Senin 2 Maret 2026 Pagi di Gianyar terasa lebih hening dari biasanya. Langit belum sepenuhnya cerah ketika para ASN berkumpul di halaman kantor bupati. Suasana apel yang rutin diadakan setiap awal bulan ini terasa berbeda, mungkin karena ada nuansa penghormatan dan jeda sejenak untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah.

Sejak awal apel, perhatian peserta langsung tertuju pada momen hening yang dipersembahkan bagi almarhum mantan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. Banyak wajah tampak larut dalam ingatan tentang perannya yang panjang dalam membentuk fondasi pembangunan di Gianyar.

“Beliau meninggalkan jejak yang akan terus kita rasakan dalam waktu lama. Pada akhirnya amal baik dan etika yang menemani seseorang, termasuk bagaimana kita menggunakan media sosial,” ujar I Made Mahayastra.

Setelah momen penghormatan tersebut, apel mulai beralih pada pembahasan pekerjaan sehari-hari. Bupati mengingatkan bahwa birokrasi membutuhkan ritme kerja yang jelas. Kalender harian dan kertas kerja menjadi bagian penting untuk menjaga arah.

“Sering kali terlihat sibuk tidak selalu berarti menghasilkan sesuatu. Yang kita butuhkan adalah alur kerja yang rapi dan selesai tepat waktu,” tegasnya.

Pembahasan keuangan daerah juga menjadi bagian yang disorot. APBD Kabupaten Gianyar yang kini menembus lebih dari Rp4,3 triliun membawa tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran ASN.

“Kita memegang kepercayaan masyarakat. Angka yang besar menuntut integritas yang sama besarnya,” ujarnya.

Di sisi pelayanan publik, berbagai capaian kembali diangkat. Ada program beasiswa, bantuan kesehatan, hingga pengembangan layanan digital. Beberapa fasilitas kesehatan juga mendapat apresiasi, termasuk Rumah Sakit Umum Payangan Rumah Sakit Umum Payangan yang meraih predikat WBK dan WBBM.

“Pencapaian ini saya harap menjadi pemicu bagi OPD lain. Kita bergerak menuju birokrasi yang melayani tanpa cela,” tutur Bupati.

Pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus penting. Rencana pembukaan layanan jantung terpadu di RSUD Sanjiwani RSUD Sanjiwani menjadi kabar yang banyak disambut warga. Peralatan modern disiapkan agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar daerah.

“Targetnya November. Kita ingin masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lengkap di rumah sendiri,” jelasnya.

Apel ditutup dengan momen apresiasi bagi tujuh atlet Gianyar peraih medali emas dalam SEA Games Thailand. Suasana yang semula serius berubah menjadi penuh kebanggaan. Hari itu terasa seperti pengingat bahwa kerja birokrasi, pembangunan daerah, dan prestasi warganya selalu saling terhubung. Apel bulan Maret pun menjadi penanda bahwa perjalanan Gianyar terus bergerak maju dengan komitmen yang terjaga.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button