BeritaDaerahJembrana

Arus Mudik Melonjak Tajam, Enam Pemudik Ketinggalan Mobil Trevel dan Kapal

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Lonjakan arus mudik cukup tinggi terjadi Jumat (29/4/2022) sejak siang hari hingga Sabtu (30/4/2022) subuh, membuat antrean panjang kendaraan hingga keluar pelabuhan.

Sejumlah pemudik yang terjebak macet di Pelabuhan Gilimanuk, terpaksa harus menunggu hingga sepuluh sampai 15 jam untuk bisa menyeberang ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

lonjakan jukup tinggi ini didominasi oleh pemudik yang mengendarai sepeda motor. Meskipun pihak kepolisian telah melakukan himbauan agar mudik menggunakan bus, namun ternyata himbauan tersebut tidak dilaksanakan. Alasannya, mudik menggunakan sepeda motor jauh lebih murah.

Selain lonjakan pemudik menggunakan sepeda motor, pemudik dengan menggunakan bus dan mobil travel juga mengalami lonjakan tajam. Bahkan bus dan trevel sampai terjebak kemacetan hingga 10 jam lebih, baru bisa naik ke atas kapal untuk diseberangkan ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Ditengan para pemudik terjebak kemacetan panjang tersebut, ada kejadian unik yang menimpa enam orang pemudik yang menumpang mobil trevel.

Hikmah dan lima orang pemudik lainnya yang bosan menunggu kemacetan, memutuskan keluar dari mobil. Naas, mereka justru ditinggal mobil travel yang ditumpangi. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/4/2022).

Apesnya lagi, karena kelamaan antre di Pelabuhan Gilimanuk, Hikmah yang akan mudik ke Pulau Raas, Madura, ditinggal kapal penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas.

“Sudah ketinggalan mobil trevel, eh sekarang malah ditinggal kapal yang ke Madura,” ujarnya.(dewa darmada)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button