
JEMBRANA, jarrakposbali.com I Burung kakak tua hinggap di sanggah, pergi ke Arab membeli kurma. Sudah tua malah bertingkah, eeh akibatnya kena karma. Hahay, itu kayaknya pribahasa yang tepat buat pria tua asal Lelateng, Negara, Jembrana ini.
Bukanya diam di rumah sambil momong cucu, eeh malah dia pergi ke hotel sama wanita panggilan. Alhasil, diapun sekarat dan meregang nyawa usat menggenjot perempuan yang disewanya. Warga sekitar hotel pun geger dibuatnya. Aduh, aduh, aduh. Ini si karma namanya.
Begini kejadiannya wan kawan, pada Rabu, 9 Februari 2022, sekitar pukul 14.00 Wita, hasrat birahi KS (52), tidak bisa terbendung. Untuk penyalurannya dia justru memilih wanita lain. Dia pun menghubungi seorang wanita yang bisa diajak kencan di hotel. Walah dalah, kenapa harus mencari wanita lain brow, kan harus keluar duit. Mbok ya istri dirumah digarap kan gampang, tinggal sodok, hehehe.
Terjadi kesepakatan, KS akhirnya masuk ke salah satu hotel yang ada di Banjar Tengah, Negara, Jembrana, bersama seorang wanita. Dengan semangat berapi-api disulut nafsu tinggi, KS mulai melalukan serangan maut terhadap lawannya. Dia lupa dengan umurnya, staminanyapun sudah overses 150. Motor kali pakai overses, hehe.
Alhasil rek, belum setengah pertempuran, eeeh si bapak tua renta itu malah terkapar. Nafasnya tinggal satu-satu dan lemas seketika. Wanita yang digenjotnya pun panik dan buru-buru mengenakan pakaian dan meninggalkan KS terkapar tak berdaya di kamar hotel. Ssbelum pergi, wanita itu sempat menellpun keluarga KS mengabarkan kalau KS pingsan di kamar hotel.
Menapat kabar tidak sedap dari wanita yang tidak dikenal, pihak keluarga KS buru-buru datang ke hotel. Astaga naga, betapa kagetnya mereka setelah tiba dikamar hotel, mereka melihat KS telah tewas dengan kondisi telanjang bulat. Posisi KS tengkurep di tempat tudur. Amor Ring Acintya, sungguh malang nasibmu kek.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban dan penjaga hotel melapor ke Polisi. Petugas Kepolisian yang tiba di TKP bersama petugas medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan melakukan olah TKP.
Kapolsek Kota Negara Kompol I Gusti Made Sudarma Putra dikonfirnasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus kematian korban masih diselidiki untuk mengetahui penyebab kematiannya.
“Tapi dari keterangan saksi-saksi (keluarga korban) diketahui korban memang sudah sakit-sakitan dan memiliki riawat penyakit jantung. Diduga saat kejadian, penyakit jantung korban kumat,” terang Sudarma Putra.(ded)



