Bupati Adi Arnawa Buka Sabdha Kite Festival V 2025 di Pecatu
Festival layangan tahunan kelima ini jadi wadah kreativitas pemuda, daya tarik wisata, sekaligus ajang menjaga persatuan.

jarrakposbali.com, BADUNG – Pecatu kembali semarak dengan gelaran budaya yang ditunggu-tunggu masyarakat dan wisatawan. Sabdha Kite Festival V 2025 resmi dibuka Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, di Lapangan PT. Indowisata Makmur, Desa Pecatu, Minggu (31/8/2025).
Festival yang digagas oleh Rare Angon Sabdha dari Sekaa Teruna Bakti Dharma Banjar Kangin Pecatu ini menghadirkan 615 peserta dari berbagai kategori, mulai layangan plastik, remaja, dewasa hingga big size.
Bupati Adi Arnawa menyebut festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang kebersamaan bagi generasi muda untuk melestarikan tradisi dan memperkuat persatuan.
“Sabdha Kite Festival V menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Pecatu dan Badung secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya lokal tetapi juga memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata berbasis budaya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan dana Rp30 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas pemuda Badung. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah agar pariwisata tetap tumbuh.
“Pariwisata hanya dapat tumbuh dalam suasana aman dan nyaman. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah, khususnya di Desa Pecatu yang sedang berkembang sebagai destinasi wisata,” pesannya.
Perhatian terhadap kebutuhan masyarakat juga disinggung. Bupati mengakui ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan di Pecatu. Pemerintah daerah, katanya, tengah menyiapkan langkah percepatan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Dukungan terhadap festival juga datang dari Perbekel Pecatu, I Made Karyana Yadnya. Ia menegaskan konsistensi Sekaa Teruna Bakti Dharma dalam menjaga tradisi patut diapresiasi.
“ST. Bakti Dharma konsisten menyelenggarakan festival ini hingga tahun kelima. Ke depan agar lebih ditingkatkan lagi kualitas maupun penyelenggaraannya, supaya mampu memberikan daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan,” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia, I Komang Alit Sugiarta, menekankan tema tahun ini yakni “Yowana Samhita Aksakata” yang bermakna kebersamaan generasi muda dalam wadah budaya berkelanjutan.
“Melalui festival ini, kami berharap dapat menyalurkan hobi, semangat, dan kreativitas pemuda Bali sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah modernisasi,” ujarnya.
Festival layangan yang meriah ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga panggung kebersamaan, kreativitas, dan identitas budaya Bali. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, Sabdha Kite Festival V semakin meneguhkan Pecatu sebagai destinasi wisata budaya yang hidup dan berdaya tarik.(JpBali).



