Depresi, Sukarman Berontak di Atas Kapal Hingga Tercebur ke Laut Selat Bali

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Gara-gara diajak berobat ke Banyuwangi, Sukarman (42), warga Desa Sodomulyo, Kecamatan Selorejo, Blitar, nekad menceburkan diri ke laut dari atas kapal. Beruntung, seorang nelayan berhasil menolongnya, sehingga selamat dari maut.
Peristiwa tersebut terjadi, Sabtu (24/9/2022) sekitar pukul 09.44 Wita. Berawal dari Sukarman (korban) yang tinggal di rumah kerabatnya di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, hendak diajak berobat oleh keluarganya ke Banyuwangi, Jawa Timur dengan mengendarai mobil pribadi.
Mobil yang memuat korban dan kerabatnya kemudian naik ke atas kapal Agung Samudra IX yang sandar di dermaga LCM Gilimanuk. Usai muat, kapal tersebut mulai berlayar menuju pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Sayangnya, baru sekitar 300 meter berlayar dari dermaga LCM, korban yang mengalami depresi sejak lama kemudian berontak. Beberapa keluarga kemudian berusaha memegangi korban. Naas korban berhasil terlepas dan akhirnya tercebut ke laut.

Korban sempat terseret arus deras. Beruntung saat itu ada seorang nelayan yang melihat dan dengan cepat nelayan yang sedang memancing menggunakan perahu kecil tersebut langsung menolong korban dinaikan ke atas perahu untuk selanjutkan dibawa ke darat.
Korban kemudian olèh petugas pelabuhan Gilimanuk dibawa ke Pukesmas Gilimanuk untuk mendapat pèrtolongan medis. Hingga sore ini dikabarkan kondisi korban sudah membaik.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Gusti Darmanata dikonfirmasi petang tadi membenarkan kejadian tersebut. Korban selamat setelah kecebur ke laut karena ditolong oleh nelayan. Korban juga mengalami depresi sejak lama.(ded)



