Gatriwara Provinsi Bali Peringati Hari Ibu 2025 Penuh Inspirasi dan Kebersamaan
Menguatkan Peran Pendamping yang Berkualitas Menuju Masa Depan Gemilang

DENPASAR, jarrakposbali.com – Suasana hangat menyelimuti Wantilan DPRD Provinsi Bali pada Jumat, 12 Desember 2025. Pagi itu, Gatriwara Provinsi Bali menggelar Peringatan Hari Ibu dengan tema: “Bersama Gatriwara, Menjadi Pendamping yang Inspiratif dan Berkualitas Menuju Masa Depan Gemilang.” Tema tersebut menjadi cerminan bagaimana perempuan terutama para pendamping para wakil rakyat menempatkan diri sebagai energi penyeimbang, penggerak, sekaligus inspirasi.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WITA dengan registrasi, sebelum kemudian dibuka secara resmi pada pukul 09.00 WITA. Alunan musik dan gerak gemulai Tari Pusparesti yang dibawakan Anggota Gatriwara Provinsi Bali menghadirkan nuansa sakral sekaligus semarak. Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa menambah kekhidmatan acara.
Ketua Panitia, Raden Ajeng Ayu Citra Sewi Putra, menyampaikan laporan kegiatan yang disusul sambutan dari Ketua Gatriwara Provinsi Bali, Ni Nyoman Sumiati Mahayadnya.
“Kami ingin perayaan ini membawa pesan bahwa perempuan memiliki hak, kedudukan, dan martabat yang harus dihargai. Semoga kegiatan ini memberi manfaat dan inspirasi bagi semua peserta,” ujarnya.
Puncak pembukaan ditandai dengan sambutan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Komang Nova Sewi Putra, SE., M.Com., yang secara resmi membuka acara.
“Gatriwara bukan hanya wadah kebersamaan, tetapi juga pilar penting yang ikut menjaga harmoni, mendukung tugas para anggota dewan, serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” terangnya.
Nilai kepedulian juga menjadi bagian penting dari peringatan tahun ini. Sebanyak 30 tenaga kerja di Sekretariat DPRD Bali mulai dari cleaning service, tukang kebun hingga pramusaji menerima paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Wajah-wajah bahagia tampak menghiasi sesi foto bersama yang menyusul setelah pembagian charity.
Tak berhenti di sana, peserta kemudian mengikuti talk show bertema “Hak & Keadilan serta Kedudukan Perempuan di Mata Hukum Bali” bersama Dr. I Gusti Ayu Diah Wirdhi Srikandi.
Narasumber yang juga Tim Ahli Gubernur Bali dan Ketua Yayasan Dedikasi Wanita Srikandi itu memaparkan dengan lugas tantangan sekaligus peluang perempuan Bali dalam dunia hukum dan perlindungan hak.
“Perempuan Bali memiliki kekuatan budaya dan moral yang luar biasa. Ketika perempuan memahami hak dan posisinya di mata hukum, ia dapat menjadi agen perubahan yang lebih kuat,” tegasnya.
Di akhir rangkaian acara, suasana Peringatan Hari Ibu 2025 semakin cair dan penuh kehangatan. Satu per satu peserta dari Gatriwara sembilan kabupaten/kota se-Bali. Tabanan, Gianyar, Karangasem, Jembrana, Bangli, Buleleng, Klungkung, hingga Kota Denpasar larut dalam momen kebersamaan yang menjadi tujuan utama pertemuan ini: mempererat komunikasi, memperkuat silaturahmi, dan merayakan peran perempuan dengan penuh sukacita.
Panggung penutup menjadi milik dua penyanyi pop Bali, Putri Bulan dan Luh Kuncup, yang menghadirkan alunan lagu-lagu ceria dan memantik gelak tawa sekaligus nostalgia. Denting musik, tepuk tangan, dan wajah-wajah bahagia menjelma sebagai penegas bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah ruang untuk saling menyapa, saling mendukung, dan saling menguatkan.
Senyum para peserta yang tersisa hingga detik terakhir seolah menyampaikan pesan tanpa suara: bahwa inspirasi, solidaritas, dan semangat pemberdayaan perempuan adalah inti dari setiap langkah yang mereka bangun bersama. Di balik panggung yang perlahan meredup, semangat itu tetap menyala menjadi bekal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang bagi perempuan Bali. (JpBali)



