
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Presiden Jokowi mendapatkan lukisan sampah plastik saat berkunjung ke Pasar Anyar, Buleleng.
Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Anyar pada Kamis, 2 Februari 2023 ternyata membawa cerita tersendiri.
Ini terjadi di tengah membludaknya masyarakat Buleleng yang menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) ketujuh itu.
Saat Jokowi keluar dari dalam Pasar Anyar dan hendak menyapa pedagang serta masyarakat, Jokowi dihampiri seorang pemuda.
Sempat berbincang sesaat, pemuda yang diketahui bernama Gede Praja Mahardika itu memberikan bingkisan kepada Jokowi.
Bingkisan itu ternyata sebuah lukisan wajah Presiden RI ketujuh yang terbuat dari beragam sampah plastik kemasan.
Gede Praja Mahardika merupakan pemuda penggiat lingkungan khususnya pengolahan sampah plastik di Buleleng.
Ditemui usai kunjungan Presiden RI, Gede Praja berujar bahwa dalam percakapannya dengan Jokowi untuk menyampaikan pesan peduli lingkungan dan memerangi sampah plastik.
Yang tentunya selama ini menjadi momok perusak lingkungan di dunia.
“Melalui peringatan HPSN 2023 ini kita ingin masyarakat mulai sadar dengan memilah sampahnya,” ujarnya.
“Ketika sampah sudah dipilah dan diolah akan menjadi karya seni tinggi. Itu yang saya sampaikan kepada Bapak Presiden Indonesia,” ujarnya bangga.
Terkait lukisan dari sampah plastik itu, Gede Praja mengaku telah menyiapkannya sejak lama dan berkeinginan untuk menyerahkan secara langsung.
Apalagi kecintaannya kepada Jokowi memang sangat besar, karena telah mengikuti perjalanannya dari menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga Presiden RI.
“Saya sangat terharu sekali karena saya mengikuti beliau dari Wali Kota Solo sampai menjadi Presiden,” ujarnya dengan haru.
“Dan baru kali ini saya bisa ketemu langsung. Selama ini hanya melihat dari foto saja,” lanjutnya sambil meneteskan air mata. (fJr/Agst/JP)



